Keprionline.co.id, Karimun – Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sebatak Karimun akan memasuki masa pemeliharaan rutin. Pemeliharaan mesin tersebut akan berdampak terhadap kurangnya pasokan listrik, dimana saat ini pasokan listrik mengalami defisit 2-3 Megawatt (MW).
Manager ULP PLN Tanjung Balai Karimun, Budimansyah mengatakan proses pemeliharaan mesin PLTU akan memakan waktu kurang lebih satu bulan lebih, terhitung dari tanggal 6 November hingga 15 Desember 2023 mendatang.
“Prioritas lepas kita pusatkan ke hotel dan swalayan untuk beralih menggunakan genset sementara waktu ini,” kata Budi, Senin (6/11/2023).
Ia mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan mesin sewa IP anciliary sebesar 5 MW untuk mengatasi kekurangan pasokan daya listrik.
“Jadi untuk mengatasinya kita operasikan mesin sewa IP anciliary 5 MW, besok akan dipastikan berapa jumlah daya mampu serta defisitnya,” terangnya. (Red)






