Sabtu, 20 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home BATAM

Sebagian Nelayan Rempang Tolak Direlokasi

Redaksi
25 September 2023
di BATAM
0
Sebagian Nelayan Rempang Tolak Direlokasi

Salah satu nelayan rempang saat beraktifitas di laut rempang Batam.

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

Keprionline.co.id, Batam – Rencana relokasi masyarakat Rempang, Galang, Batam, Kepri akibat pembangunan mega proyek Rempang Eco City masih menuai penolakan oleh warga setempat. Mayoritas nelayan mengaku tidak anti investasi apalagi menolak pembangunan, hanya saja mereka masih keukeh menolak digeser apalagi digusur.

Salah satu Warga Rempang, Galang yang terdampak relokasi Pandi mengatakan, dirinya akan tetap meolak apabila akan dipindahkan ke tempat lain atau digeser akibat pengembangan Rempang Eco City. Ia mengaku telah mendiami Rempang, Galang, sekitar 52 tahun lalu sebagai generasi ke 3 dari kakeknya.

Baca Juga

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karimun Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan 52 Paket Sembako

Kapolda Kepri Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Transparan dan Akuntabel pada Rakernis Fungsi Keuangan 2026

19 Juni 2026
10
PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Puluhan Siswa TK di Kundur Utara

BKOW Kepri Gencarkan Pencegahan Bullying dan Narkoba Lewat Program Goes to School

18 Juni 2026
10

“Saya lahir di sini pada 1970-an, Orangtua juga sama dilahirkan di sini. Bahkan rumah masa kecil kami masih berdiri kokoh di pesisir laut. Apapun yang terjadi kami tetap akan menolak apabila dipaksa untuk pindah meninggalkan kampung ini,” kata nelayan tradisional ini, Senin (25/9/23) di Rempang, Batam.

Pria paruh baya ini cerita, dulu kampungnya ini bagian dari daerah administratif Bintan Selatan dan mulai bergabung ke Kota Batam sekitar tahun 1990. Namun, setelah pindah administrasi ke Batam, hingga kini sartifikat rumah yang dinjanjikan untuk bukti kepemilikan tanah belum diterbitkan.

“Saat itu, masyarakat sini hanya dapat surat agraria dari pemerintah daerah sebelumnya. Bukti kepemilikan tanah yang dipegang warga saat itu ada berupa alahsak dan surat agraria. Langkah selanjutnya, kami akan tetap bertahan apapun resikonya,” tegasnya.

Hal senada juga diucap Rusli warga lainnya, yang menolak keras rencana relokasi akibat pembangunan industri ini. Katanya, seluruh kehidupannya telah berlangsung disekitar perairan Rempang, Galang, bagaimana bisa untuk beradaptasi dilingkungan yang baru.

“Saya disini biasa dari dulu melaut mencari nafkah untuk keluarga, bagaimana bila dipindah ke daratan apa tang saya lakukan nanti. Janji pengusaha lewat pemerintah tidak bisa kami terima sepenuhnya, ada poin dan penetapan yang masih kami tolak bahkan rencana ganti rugi dan fasilitas penunjang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi memastikan, pihaknya akan terus memaksimalkan pendataan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Ia menyebut jika tim pendataan masih akan bekerja maksimal untuk menyampaikan sosialisasi terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan kawasan.

“Tenggat waktu 28 September 2023 mendatang bukan batas akhir akhir. Kami berharap, proses pergeseran warga terselesaikan dengan baik dan lebih cepat,” ungkap Rudi saat menghadiri silaturahmi bersama masyarakat Rempang di Asrama Haji Batam Center, Minggu (24/9/2023).

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut turut memastikan bahwa pihaknya bakal mengutamakan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif selama proses berlangsung.

Hal ini terbukti dengan terus bertambahnya jumlah pendaftar hingga tanggal 23 September 2023 lalu. Bahkan, lebih dari 200 KK telah sepakat untuk dilakukan pergeseran ke hunian sementara. Sedangkan lebih dari 400 KK telah melakukan konsultasi kepada tim satuan tugas Rempang Eco-City yang berada di tiga posko berbeda.

“Saya ingin tim mengutamakan pendekatan humanis. Saya tak mau ada paksaan terhadap warga saya di Rempang,” tambahnya.

Untuk diketahui, bagi warga yang ingin mendaftar ke posko cukup melengkapi beberapa persyaratan yang telah disampaikan. ( Gordon ).

Tags: Sebagian Nelayan Rempang Tolak Direlokasi
Sebelumnya

Tiga UKM Binaan Telkom Pamerkan Produk Unggulannya di China-ASEAN Expo

Berikutnya

Biddokkes Polda Kepri Terus Layani Kesehatan Warga Rempang

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karimun Nobar Piala Dunia 2026 dan Bagikan 52 Paket Sembako
BATAM

Kapolda Kepri Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Transparan dan Akuntabel pada Rakernis Fungsi Keuangan 2026

19 Juni 2026
10
PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Puluhan Siswa TK di Kundur Utara
BATAM

BKOW Kepri Gencarkan Pencegahan Bullying dan Narkoba Lewat Program Goes to School

18 Juni 2026
10
PT TIMAH Dukung Pembangunan Gerbang Tanjak di Sawang Laut, Perkuat Identitas Melayu dan Dorong Ekonomi Warga
BATAM

Karimun Dinilai Punya Potensi Besar, Ansar Dorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kepri

15 Juni 2026
15

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Bupati Karimun Berangkatkan Fanny Tampubolon Ikuti Pesparawi Tingkat Nasional ke Papua Barat

    Bupati Karimun Berangkatkan Fanny Tampubolon Ikuti Pesparawi Tingkat Nasional ke Papua Barat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PT TIMAH Rutin Lakukan Fogging di Kundur, Cegah Penyebaran DBD dan Jaga Kesehatan Masyarakat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sengketa Lahan Batu Licin Memanas, PT MBCW Keberatan Pengajuan AMDAL PT ANP

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Andi Acok Terpilih Aklamasi Pimpin Pertina Karimun 2026-2030, Bidik Emas Porprov dan Cetak Petinju Berprestasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Gubernur Ansar Perjuangkan Penataan Pulau Penyengat, Bangun Museum dan Monumen Bahasa Nasional

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Karimun Dinilai Punya Potensi Besar, Ansar Dorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kepri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Wakil Ketua PWI Kepri Laporkan HH Club ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik Bergulir ke Ranah Hukum

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Hampir 50 Persen Warga Batam Tak Miliki Akta Kelahiran

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.