Keprionline.co.id, Nasional – Raheliva Malau merupakan siswa SMA Negeri I Ronggur Nihuta Kelas X yang jatuh saat melintasi Jembatan sungai sipiongot dan terbawa arus sungai sudah ditemukan dalam keadaan meninggal, Kamis ( 24/08/2023) sekitar pukul 17.10 Wib .
Salah satu penggunan akun platfom Tiktok Mis Debora menyiarkan secara langsung penemuan mayat Raheliva Malau disekitar sungai sipiongot, terlihat tim pencari dari Basarnas menarik mayat Raheliva Malau dari sungai yang diperkirakan kedalaman mencapai 30 M, dan Raheliva Malau sudah dimasukkan kedalam kantong zenajah.
Sebelumnya Koordinator Pos SAR Danau Toba Parapat, Hisar Turnip menyampaikan, pihaknya menurunkan 7 orang personil untuk melakukan pencarian korban. Disebutkan, dari keterangan warga ada tanda mencurigakan (helm korban) namun setelah diadakan penelusuran belum membuahkan hasil.
Hisar mengutarakan, kondisi sungai Siponot sangat terjal sehingga personil harus menggunakan tali untuk turun. Kondisi alur sungai juga tidak dapat diprediksi ada yang datar dan curam, tidak memungkinkan untuk menurunkan perahu karet dan Ban dalam pencarian. “Kondisi Alur Sungai ada yang datar dan terjal, sehingga untuk menurunkan perahu karet atau Ban tidak kami rekomendasikan karena berdampak pada keselamatan personil, namun akan kita akan tetap melakukan pencarian.Pencarian akan dilakukan selama 7 hari dan jika masih tidak ditemukan maka akan dihentikan” ungkap Hisar Turnip. ( Eben Haezer ).






