Sabtu, 13 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Pasien Mengeluh, Dipaksa Lahiran Normal hingga Bayi Meninggal di RSUD Jombang

kepri online
1 Agustus 2022
di SERBA - SERBI
0
Pasien Mengeluh, Dipaksa Lahiran Normal hingga Bayi Meninggal di RSUD Jombang

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Pelayanan RSUD Jombang kembali dikeluhkan. Kali ini dialami pasangan Yopi Widianto, 26 dan Rohma Roudotul Jannah, 29 warga Dusun Slombok, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito. Proses persalinan buah hati pertamanya berujung kematian karena diminta persalinan normal pihak RSUD Jombang.

Kejadian bermula, pada Kamis (28/7) saat Yopi hendak mengartarkan istrinya kontrol kehamilan ke Puskesmas Sumobito. Setelah diperiksa, ternyata istrinya sudah bukaan tiga. Namun puskesmas saat itu menyatakan tak berani menangani pasien dengan alasan memiliki riwayat darah tinggi. Akhirnya, istrinya dirujuk operasi cesar ke RSUD Jombang. “Karena ada riwayat darah tinggi, jadi dirujuk sesar ke RSUD Jombang,” jelas dia.

Baca Juga

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
29
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40

Setiba di RSUD Jombang sekitar pukul 10.50, istrinya sudah dalam kondisi bukaan 5. Yopi pun mengaku sudah menyampaikan permintaan keluarga dan saran dari Puskesmas Sumobito untuk dilakukan persalinan Cesar. Namun, kala itu permintaannya ditolak pihak RSUD. Alasannya, karena proses persalinan berlanjalan lancar dan cepat.

Mau tak mau, ia mengiyakan saran RSUD Jombang untuk dilakukan persalinan normal. Di waktu yang sama, Ia sempat was-was karena kondisi istrinya kalan itu sudah lemas dan tidak kuat. “kata perawatnya tidak disesar karena bukaanya cepat,” tambahnya pria yang sehari hari bekerja sebagai buruh pabrik sandal di Sidoarjo ini.

Setelah beberapa jam dilakukan penanganan, Yopi mulai khawatir karena proses berlangsung cukup lama. Dari mulai jam 10.50 masuk RSUD Jombang hingga pukul 19.30 si bayi tak kunjung keluar. ”Akhirnya di vakum, disedot bayinya cuma bisa keluar kepalanya,” jelas dia.

Setelah itu, para perawat yang menangani persalinan itu akhirnya panik dan menelpon dokter spesialis kandungan. “Bahkan sampai ada tiga sampai dokter dan belum berhasil. Itu posisi jam 9 malam,” jelas dia.

Anaknya itu, akhirnya dinyatakan meninggal. Yopi yang menemi istrinya, langsung lemas dan hanya bisa pasrah. Tak berhenti disitu, Ia semakin syok ketika dipanggil dokter yang menyarankan dilakukan operasi pemisahan tubuh dengan kepala bayi. Alasannya, karena tubuh bayi tak bisa keluar dari jalur lahir. “Itu satu satunya jalan untuk mengeluarkan badan bayi. Mau tidak mau akhirnya dipisah agar bisa keluar dari jalur lahir istri saya,’’ jelas dia.

Akhirnya proses operasi berjalan lancar. Istrinya selamat namun si bayi dinyatakan meninggal. Waktu berjalan, akhirnya Yopi membawa pulang anaknya sekitar pukul 23.00 malam. ”Kalau menyesal pasti, namun bagaimana lagi,’’ keluhnya.

Hingga kini, istrinya masih dirawat di ruang Drupadi RSUD Jombang. ”Istri saya masih proses pemulihan dan belum bisa diperbolehkan pulang,’’ jelas dia. Dari kejadian itu, ia berharap pihak RSUD Jombang punya itikad baik untuk meminta maaf secara terbuka kepada keluarganya. ”Saya tidak ingin ada kejadian seperti ini lagi,’’ pungkasnya. (SUMBER: RADAR JOMBANG).

Tags: bayi meninggalJombangmelahirkanpelayanan rumah sakit
Sebelumnya

Kapolres Karimun Pimpin Upacara Pelepasan Purnabakti

Berikutnya

Suasana Kekeluargaan dan keakraban Antara Satgas TMMD dengan Warga Semakin Terasa

Berita Terkait

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
29
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40
Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
28

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Wakil Ketua PWI Kepri Laporkan HH Club ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik Bergulir ke Ranah Hukum

    Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kapolda Kepri Hadiri Penandatanganan Kesepakatan P2MI, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua IPK Kepri Budi Bukti Purba Rayakan Ulang Tahun ke-51, Momentum Perkuat Solidaritas Organisasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GMFI Catat Laba Tumbuh 78 Persen di Kuartal I 2026, Perkuat Ekspansi dan Diversifikasi Bisnis

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tunda Bayar Rp107 Miliar Jadi Beban, DPRD Soroti Kinerja Pendapatan Daerah Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang Bertuliskan “Black List”, Kuasa Hukum Nilai Cederai Nama Baik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PWI Kepri dan BNNP Kepri Perkuat Sinergi Informasi untuk Perangi Narkoba di Kepulauan Riau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.