Senin, 20 April 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Mama Muda Tega Gigit Bayinya hingga Tewas, Alasan Bikin Geram Sambil Jawab Kebingungan

kepri online
1 Juli 2022
di SERBA - SERBI
0
Mama Muda Tega Gigit Bayinya hingga Tewas, Alasan Bikin Geram Sambil Jawab Kebingungan

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRTIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Kasus ibu bunuh anak kembali terjadi dan membuat geger warga. Seorang mama muda tega menggigit bayinya sendiri hingga tewas.

Bayi malang berusia 4 bulan itu tewas dengan beberapa luka di wajahnya. Peristiwa ini terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada

Baca Juga

Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
32
PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

12 November 2025
22

Seorang bayi 4 bulan tewas setelag digigit oleh ibu kandungnya sendiri di Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (28/6/2022) sekira pukul 15.00 WITA.

Sang mamah muda berinisial NR tersebut saat ini harus berurusan dengan polisi. Wanita berusia 25 tahun itu diduga menjadi penyebab tewasnya bayi malang tersebut.

NR saat ini sudah diamankan oleh polisi untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari Laporan internal yang diterima, korban (bayi) mengalami luka-luka bekas gigitan di pipi bagian kiri kanan, hidung dan di tangan kiri,” ungkapnya Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin yang dikonfirmasi Rabu (29/6/2022).

Lebih lanjut ia menerangkan, berdasarkan keterangan Ketua BPD, Syarifuddin, saat itu ia sedang duduk bersama warga di sekitar TKP.

Tiba-tiba datang seorang ibu yang mengabarkan, adanya kasus penganiayaan itu dan dimintai untuk mengecek keadaan korban.

Dengan bergegas, Syafruddin mendatangi rumah korban (TKP) dan sesampainya mendapati korban yang telah dibaringkan di atas tikar ditutupi dengan kain batik dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Sementara itu, di samping jasad korban, ayah kandungnya terlihat menangis memandangi bayi yang sudah terbujur kaku tersebut.

Sementara terduga pelaku, ibu kandungnya sedang berdiri di depan pintu kamar, sambil menggendong putra sulungnya yang berumur dua tahun.

“Saat itu saksi syafrudin bertanya ‘Kamu apakan anakmu? Kemudian dijawabnya ‘Saya tidak tahu apa-apa’ dengan muka kebingungan,” ungkap Masdidin.

Sudah Tewas di TKP

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Lombok, Dokter jaga PKM Bolo, dr. Heny Kustanti Nurwaidah, menyatakan jika bayi 4 bulan tersebut sudah meninggal dunia sebelum di bawa ke PKM Bolo.

Sementara luka dialami korban, terdapat luka memar pada bagian hidung, pipi kanan dan kiri, hingga pada bagian tangan kiri.

“Bayi tersebut meninggal di TKP,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, korban dilanjut visum di RSUD Kota Bima karena di PKM Bolo hanya pemeriksaan awal saja.

“Kita melakukan pemeriksaan awal saja. Visum lanjutan dilakukan di RSUD Kota Bima,” tandasnya.

Diduga Depresi

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin yang dikonfirmasi Rabu (29/6/2022) menduga, terduga pelaku inisial NR mengalami depresi.

Berdasarkan keterangan awal dari para saksi, disebutkan terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Diperkuat informasi dari keluarganya, terduga pelaku sering kerasukan.

Sehingga dalam pemeriksaan dan penyelidikan, pihaknya membutuhkan intervensi ahli lain, yakni seorang psikiater.

“Kami akan hubungi psikiater,” jawabnya.

Ditanya hasil pemeriksaan sementara, Masdidin mengaku, belum bisa membeberkan.

Sementara itu, Penasihat Hukum NR, Husni SH yang ditemui di Polres Bima mengatakan, saat ini ia sedang mencari psikiater untuk mendampingi kliennya.

Ditanya kondisi terakhir NR, Husni mengungkap, kliennya tersebut masih sulit diajak bicara.

“Dia lebih banyak diam dan termenung, masih sulit diajak bicara. Makanya nyari psikiater sekarang ini,” kata Husni.

Hingga saat ini, kasus ibu kandung yang mengigit bayinya hingga tewas terus menyedot perhatian publik.

Banyak yang menyampaikan rasa prihatin melalui media sosial dan tidak sedikit juga, yang mengecam tindakan sang ibu. (SUMBER TRIBUN-MEDAN.com).

 

Tags: ibu bunuh anak kandungnyaibu bunuh bayinyamama muda kejamMama Muda Tega Gigit Bayinya hingga Tewas
Sebelumnya

Wakil Ketua DPRD Karimun Apresiasi Kinerja Danlanal Karimun

Berikutnya

Mendadak Ingin Jadi Lawyer, Terungkap Artis Ini Ternyata Tak Tamat Sekolah: Dimana Ambil Paket C?

Berita Terkait

Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer
SERBA - SERBI

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
32
PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi
SERBA - SERBI

PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

12 November 2025
22
Puluhan WBP Dinyatakan Lolos Tes Urine
SERBA - SERBI

Puluhan WBP Dinyatakan Lolos Tes Urine

6 November 2025
21

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Bripda Natanael Tewas di Asrama Polisi Polda Kepri, Diduga di Aniaya Senior

    Bripda Natanael Tewas di Asrama Polisi Polda Kepri, Diduga di Aniaya Senior

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jetty Teluk Paku Diperbaiki, PT KIC Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Tarik Investor

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mantan Pekerja di Kawasan Industri Batam Bayu Suhendra Klaim Dipecat, Diduga Gara-Gara Melaksanakan Sholat Jumat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Telan DAK 9 Milyar Lebih, Ponton Pelabuhan KPK Tanpa Atap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD Perpat Batam Desak DPRD Panggil Perusahaan Terkait Dugaan PHK Usai Sholat Jumat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kalahkan Gaji ASN, Gaji Pegawai SPPG Mulai Rp100 Ribu per Hari hingga Rp6,5 Juta

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kerusakan Mesin, Dua Nelayan Asal Karimun Hanyut Perairan Kukup Malaysia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ratusan WNA China Diduga Bekerja Ilegal di Batam, Perusahaan Klaim Hanya Belasan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Laporan Dugaan Maladministrasi, Ombudsman Kepri Tindak Lanjuti Laporan Sandra Fairul

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polsek Kundur Salurkan Life Jacket dan Sembako untuk Nelayan di Ungar

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.