KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Sadis betul kelakuan wanita yang satu ini. Usai berhubungan badan, ia memutilasi pacarnya hingga beberapa bagian. Termasuk penis pacarnya.
Ini dilakukannya ternyata karena mengidap paranoid. Wanita ini bernama Taylor Schabusiness (24). Ia memutilasi pacarnya di perumahan Stony Brook Lane.
Schabusiness mengaku tak sengaja membunuh pria berusia 25 tahun itu pada pukul 3:30 pagi 23 Februari 2022.
Wanita muda itu mengaku mengonsumsi narkoba jenis sabu bersama pacarnya sebelum berhubungan badan dengan cara BDSM.
Diduga Schabusiness berhalusinasi usai mengonsumsi sabu hingga mencekik pacarnya hingga tewas. Tak berhenti sampai disana, wanita muda itu pun memenggal kepala pacarnya dan memutilasi tubuh pacarnya hingga beberapa potongan.
Schabusiness membuang kepala dan penis pacarnya ke dalam ember dan kakinya ke dalam panci dan kepalanya di ember.
Di Pengadilan Brown County pada hari Selasa (1/3/2022), Schabusiness dituduh melakukan penyerangan seksual secara sadis seperti dilansir dari Nypost.
Jasad pria itu ditemukan oleh ibunya pada pagi hari. Schabusiness mengaku pingsan, lalu kesetanan dan mulai mencekik pasangannya.
Ia bersikeras dia tidak bermaksud membunuhnya tetapi senang mencekiknya. Schabusiness mengaku menggunakan pisau yang dia peroleh dari dapur tempat tinggal dan pisau roti bekerja paling baik karena pisau bergerigi.
Wanita itu mengatakan bahwa dia menjadi paranoid setelah menggunakan narkoba.
Gadis muda potong penis pria pemerkosanya
Seorang gadis di Pakistan melakukan perlawanan saat akan diperkosa, dengan memotong penis pelakunya.
Gadis berusia 25 tahun yang dirahasiakan namanya ini mengalami nasib tragis pada Selasa (4/2/2020).
Dia didatangi seorang pria di rumahnya di tengah provinsi Punjab, Pakistan, dan nyaris menjadi korban pemerkosaan.
Kepada petugas kepolisian Mohamed Ilyas, gadis ini menceritakan dia sedang berada di rumah dan ada seorang pria yang membobol rumahnya.
Gadis itu kemudian melarikan diri ke dapur dan mengambil pisau. Segera saat pelaku hendak memperkosanya, gadis itu langsung menyabetkan pisaunya dan mengenai penis pelaku
“Pelaku yang berusia 28 tahun itu langsung dilarikan ke rumah sakit di Faisalabad dan diinterogasi polisi setelah kondisinya membaik,” terang Ilyas dikutip dari South China Morning Post (SCMP).
Daily Mail mengabarkan, Asisten Pengawas Polisi Jaranwala Bilal Sulehri, mengatakan pria dan perempuan itu saling kenal dan si pelaku akan menikahi orang lain.
Menurut laporan dari SCMP, ratusan wanita diperkosa di Pakistan tiap tahunnya. Akan tetapi mereka yang melakukan serangan justru jarang dihukum.
Alasannya adalah hukum yang lemah dan prosedur yang rumit untuk penuntutan, menurut Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan.
Korban pemerkosaan bahkan sering disalahkan atas tragedi yang menimpa mereka, karena dituduh telah bersosialisasi dengan laki-laki.
Sebuah pandangan yang konservatif.
Akibatnya, banyak wanita memilih diam dan tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, untuk menghindari namanya dipermalukan oleh masyarakat konservatif Pakistan.
Keterangan itu disampaikan oleh kelompok advokasi Aurat Foundation.
“Itu sangat menyakitkan. Korban sering kali disalahkan baik secara hukum maupun dari masyarakat,” terang aktivis hak perempuan Farzana Bari dikutip dari SCMP.
Bahkan pemerkosaan dalam pernikahan adalah hal yang jamak ditemui di Pakistan. (SUMBER: TRIBUN-MEDAN.com).






