Jumat, 11 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Heboh! Kursi Jabatan Camat Dibandrol Rp750 Juta, Hakim Kaget

kepri online
4 Februari 2022
di SERBA - SERBI
0
Heboh! Kursi Jabatan Camat Dibandrol Rp750 Juta, Hakim Kaget

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Mantan Camat Kutorejo, Budiono, mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp 710 juta.

Uang tersebut diangsur berulang-ulang hingga ia sukses menduduki jabatan eselon III tersebut. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan yang menyeret mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (3/2).

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13

Budiono merinci, uang sebesar itu diberikan ke MKP melalui Nano Santoso Hudiarto alias Nono secara bertahap.

Kali pertama, ia mengeluarkan uang Rp 200 juta untuk menjadi camat. Saat itu, ia menduduki Sekretaris Kecamatan Dawarblandong.

Beberapa hari kemudian, Nono kembali meminta uang sebesar Rp 10 juta. Pemberian uang senilai Rp 210 juta itu, sukses memuluskan keinginan Budiono menduduki kursi camat.

Namun, tiga bulan menjabat, ia digeser ke Kecamatan Pacet.

’’Pindah ke Pacet, tidak bayar,’’ katanya saat dicecar hakim ketua, Marpeng Pandiangan, SH.

Menduduki jabatan Camat Pacet, Budiono mendadak diberhentikan. Ia di-nonjob dengan alasan tak jelas.

’’Sampai hari ini, saya juga tidak tahu salah saya apa,’’ bebernya.

Nonjob dan berdinas di dinsos, Budiono akhirnya mengenal sejumlah orang dekat MKP.

Di antaranya, Muhammaf Faruq alias Condro. Ia dikenal sebagai guru spiritual MKP.

Melalui Condro inilah, Budiono harus mengeluarkan uang hingga setengah miliar. ’’Lalu, dari mana uang sebanyak itu?’’ tegas penasihat MKP, Sudiman Sidabukke, SH.

Budiono menceritakan, uang sebesar itu diperoleh dari hasil panen tebu, jual aset, dan penghasilan lain pribadinya.

Semua uang itu diberikan untuk kembali menduduki kursi camat.

’’Saya sudah bilang sama istri saya. Karena, ini demi status sosial Pak,’’ katanya.

Selain Budiono, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menghadirkan Didik Chusnul Yakin. Ia juga tak memungkiri, selama menduduki sejumlah kursi strategis, juga harus mengeluarkan uang tak sedikit.

Seperti, saat Didik menjabat Kepala Disparpora.

Uang senilai Rp 100 juta diberikan langsung ke MKP di rumahnya, di Sajen, Pacet.

Pun saat dimutasi menjadi Kadinkes tahun 2016 lalu. Ia harus membayar upeti sebesar Rp 100 juta. Di tahun yang sama, Didik juga mengeluarkan uang sebesar Rp 650 juta dan Rp 750 juta di tahun 2017.

’’Ada juga urunan jet ski dan urunan untuk Lebaran Rp 7,5 juta,’’ bebernya.

Saat menjabat kepala Dinkes, Didik juga pernah memberikan uang ke MKP senilai Rp 8,9 miliar. Uang ini merupakan fee proyek dan pengadaan obat-obatan.

’’Kalau uang ini, bukan saya. Tapi, tanggung jawab PPTK. Pak Nanda (Nanda Hasan Solihin),’’ tegasnya.

Dari tujuh saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kali ini, keterangan Kepala DPMPTSP Ludfi Ariyono yang cukup mengagetkan.

Karena, saat menjabat kepala Dinas PU Cipta Karya, dua tahun berturut-turut, ia menyetor uang masing-masing sebesar Rp 500 juta.

Uang itu untuk jatah tunjangan hari raya (THR) bagi Aparat Penegak Hukum (APH).

’’Untuk jajaran samping. Ya untuk polisi dan kejaksaan,’’ katanya.

Tak hanya uang itu. Ludfi juga sempat terlibat pengkondisian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp 100 juta.

Uang itu dititipkan ke Teguh Gunarko yang tengah menjabat kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Saksi lain yang dihadirkan di sidang kali ini adalah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Abdulloh Muhtar, mantan Kepala Disparpora Djoko Widjayanto, Sekretaris DPRD Bambang Wahyuadi, dan guru spiritual MKP, Condro.

Mereka juga tak luput dari permintaan uang yang dilancarkan MKP selama menjabat bupati.

Keterangan para saksi yang dikorek jaksa KPK Arif Suhermanto, SH itu, tak sepenuhnya diamini MKP. Seperti, pengakuan Budiono. MKP mengaku hanya menerima Rp 500 juta lantaran permintaan Budiono menjadi camat.

’’60 40 Pak hakim. 60 persen benar, 40 persen salah,’’ tandasnya.

Usai mendengar keterangan MKP, sidang pun ditunda pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Jaksa KPK Arif Suhermanto, SH mengaku sudah menyiapkan ratusan saksi yang akan dihadirkan selama persidangan. (SUMBER: metroonlinett.com).

Tags: komisi Pemberantasan korupsikursi camatKursi Jabatan Camat Dibandrol Rp750 Jutapencucian uang
Sebelumnya

Viral Foto Bocah Ngemis hingga Larut Malam di Karimun: Ayah Sakit, Ibu Tak Bekerja

Berikutnya

Polres Karimun Selamatkan 2.332 Jiwa Warga Karimun Lewat Pemusnahan Sabu 583,16 Gram

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
8

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Lahan ISENABASA. ( Foto Istemewa)

    Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Wujud Kepedulian,Kapolres Karimun Berbagi Tali Asih Lewat Program Jumat Berkah

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kepedulian PWI Bintan Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Kim Leng

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.