Minggu, 14 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Ternyata Ada Kapal Selam Militer Amerika Hilang Ditelan Laut Bali

A Husien Widjaya
27 April 2021
di SERBA - SERBI
0
Ternyata Ada Kapal Selam Militer Amerika Hilang Ditelan Laut Bali
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE,CO,ID,NASIONAL – Ada sebuah fakta penting terkait peristiwa kapal selam militer hilang dan tenggelam di Laut Bali. Ternyata KRI Nanggala 402 bukan monster laut pertama yang dinyatakan Dalam Patroli Abadi alias On Eternal Patrol di perairan Bali.

Berdasarkan informasi resmi yang didapatkan VIVA Militer, Selasa 27 April 2021, dari pusat sejarah militer Amerika Serikat. Jauh sebelum kapal selam Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut itu hilang dan tenggelam di Perairan Bali.

Baca Juga

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
29
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40

Ada salah satu kapal selam AS yang lebih dahulu mengalami peristiwa seperti KRI Nanggala. Hanya saja kapal selam Paman Sam itu hilang dan tenggelam akibat peperangan.

Kapal selam Amerika Serikat yang mengalami peristiwa hilang dan tenggelam di Perairan Bali ialah Kapal Selam USS Bullhead (SS-332). Dari catatan militer Amerika Serikat, USS Bullhead hilang dan tenggelam pada 76 tahun lalu di perairan sebelah utara lepas pantai Bali.

Jadi ketika itu kapal selam diesel-listrik kelas Balao baru saja mendapatkan perintah untuk melakukan patroli ketiga bersama dua kapal selam Amerika lainnya di Laut Jawa. Patroli direncanakan akan dilaksanakan mulai 5 September 1945.

USS Bullhead bertolak dari pangkalan kapal selam Fremantle di Australia Barat pada 31 Juli 1945. Pada 6 Agustus 1945, pangkalan kapal selam Amerika mendapatkan laporan bahwa kapal yang baru setahun diluncurkan itu telah berlayar melewati Selat Lombok

Ternyata secara tak diduga, laporan itu merupakan kabar terakhir yang diterima pangkalan kapal selam Amerika dari USS Bullhead. Sebab setelah itu kapal selam 1.500 ton hingga 2.400 ton itu putus komunikasi.

Pada 12 Agustus 1945, dua kapal selam yang akan berpatroli bareng USS Bullhead berusaha berkomunikasi, sebab kedua kapal selam itu akan tiba pada 13 Agustus 1945 di medan operasi patroli di Laut Jawa.

Sampai akhirnya pada 15 Agustus 1945, kapal selam tandem patroli USS Bullhead melaporkan tentang hilang kontaknya kapal selam itu ke pangkalan Amerika.

Angkatan Laut Amerika pun panik dan mencari tahu keberadaan USS Bullhead. Pencarian tak mudah bahkan dua kapal selam Inggris yang berlayar di jalur sama dengan USS Bullhead tidak menjumpainya.

Akhirnya Amerika menarik kesimpulan bahwa USS Bullhead telah tenggelam akibat serangan dari angkatan perang Kekaisaran Jepang. Amerika mencatat Bullhead telah diserang pesawat pembom Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, Mitsubishi Ki-51 dari Skuadron Chutai Independen 73.

Hal itu juga sesuai dengan klaim dari Jepang bahwa telah melakukan dua serangan terhadap kapal selam Amerika Serikat di lepas pantai Bali. Bahkan disebutkan akibat serangan itu dalam hitungan menit USS Bullhead tenggelam ditandai dengan munculnya gelembung besar dan tumpahan minyak di lokasi serangan.

Ditenggelamkan oleh pesawat Angkatan Darat Jepang (Chutai ke-73) di lepas pantai Bali di Laut Jawa,” tulis pusat sejarah Amerika.

Amerika menduga USS Bullhead dengan mudah diserang Jepang karena posisinya yang sangat deka dengan pantai Bali. Hal itu menyebabkan jangkauan radar USS Bullhead gagal mendeteksi kedatangan pesawat Jepang. USS Bullhead diduga dihajar pakai dua bom seberat 60 kilogram

Atas hilang dan tenggelamnya USS Bullhead, Amerika menyatakan 84 awak kapal selam itu gugur dan  Dalam Patroli Abadi atau On Eternal Patrol.

Walau baru berusia lebih dari setahun saat hilang dan dinyatakan tenggelam, USS Bullhead digadang-gadang Amerika sebagai monster pembunuh bawah laut. Hal itu didasari rekam jejaknya di dua misi patroli di Perang Dunia II sebelumnya. (viva)

 

 

 

 

Sebelumnya

Pererat Silaturahmi Camat Katang Bidare Berbuka Puasa Bersama Masyarakat Benan

Berikutnya

Capres Fiktif Nurhadi Kena Batunya Gegara Mempercandakan KRI Nanggala-402

Berita Terkait

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
29
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
40
Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
28

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Wakil Ketua PWI Kepri Laporkan HH Club ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik Bergulir ke Ranah Hukum

    Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kapolda Kepri Hadiri Penandatanganan Kesepakatan P2MI, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GMFI Catat Laba Tumbuh 78 Persen di Kuartal I 2026, Perkuat Ekspansi dan Diversifikasi Bisnis

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua IPK Kepri Budi Bukti Purba Rayakan Ulang Tahun ke-51, Momentum Perkuat Solidaritas Organisasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tunda Bayar Rp107 Miliar Jadi Beban, DPRD Soroti Kinerja Pendapatan Daerah Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sabu 1Kg dan 582 Butir Pil ekstasi Berhasil Digagalkan TNl AL

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.