Keprionline.co.id, Karimun – Tim Quick Response Region Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama personel Satgas Ops Cakra-26 K Sat Intelmar Pusintelal, berhasil mengamankan 1 (satu) unit speedboat fiber bermesin 200 PK doubel 2 dan 50 karung berisi pasir timah seberat 1,9 ton yang diduga akan dibawa menuju Malaysia, Senin ( 20/7/2026).
Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla mengatakan, penyeludupan pasir timah berhasil diamankan di salah satu dermaga di Pongkar dengan kordinat 1°05’47.2″N 103°22’45.3″E”, ujar Samuel.
Dalam penyeludupan ini kita mengamankan dua tersangka inisial DS ( 31 ) dan WW ( 27 ) tengkong atau nakhoda, dari tangan dua tersangka berhasil kita amankan barang bukti berupa 2 (dua) unit Tas Slempang, 1 (satu) buah Dompet, 1 (satu) buah Kartu Identitas (KTP), 1 (satu) buah SIM A, 2 (dua) buah ATM BCA, 1 (satu) buat Kacamatan, 2 (dua) buah Powerbank, 3 (tiga) buah Handphone, 1 (satu) unit speedboat fiber bermesin 200 PK mesin Double, 50 (lima puluh) karung berisi pasir timah, ujar Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla.
Pengungkapan kasus penyeludupan pasir timah ini merupakan bagian dari tugas TNI AL untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas ilegal diwilayah pesisir dan perairan Indonesia, khususnya di daerah yang rawan praktik penyeludupan komoditas tambang, ujar Samuel. ( Jan

