Keprionline.co.id, KARIMUN – Global Eyeglass Ministry, organisasi nirlaba 501(c)(3) asal Amerika Serikat, memulai rangkaian bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Karimun, Senin (13/7/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Pemerintah Kabupaten Karimun mengusung tema “Melihat dengan Jelas, Hidup Lebih Berkualitas”. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dari berbagai kelompok usia.
Bupati Karimun Iskandarsyah yang membuka secara resmi kegiatan di GBI Tanjung Balai menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan bakti sosial tersebut. Menurutnya, pelayanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis merupakan bentuk kepedulian yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Bantuan pemeriksaan mata serta pemberian kacamata gratis ini sangat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu dan yang membutuhkan di wilayah Karimun,” ujar Iskandarsyah.
Ia berharap kolaborasi kemanusiaan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup.
Untuk mendukung pelayanan di lapangan, Global Eyeglass Ministry menyediakan satu unit alat pemeriksaan mata (autorefractor) dan satu unit komputer. Selain itu, organisasi tersebut juga menyerahkan bantuan enam koper berisi 4.680 pasang kacamata rekondisi serta tambahan 500 pasang kacamata baca.
Seluruh kacamata, baik kacamata resep maupun kacamata baca, akan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa dipungut biaya.Pelayanan kesehatan mata dibuka untuk umum dan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB di empat lokasi berbeda secara bergiliran.
Rangkaian kegiatan diawali di GBI Tanjung Balai pada Senin (13/7/2026), dilanjutkan di Sei Asam, Kecamatan Belat pada Selasa (14/7/2026), kemudian di GBI Tanjungbatu, Kecamatan Kundur pada Rabu (15/7/2026), dan ditutup di GBI Kecamatan Moro pada Kamis (16/7/2026).
Pemerintah Kabupaten Karimun berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan penglihatan. (Gordon)
