KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Sat Polairud Polres Karimun berhasil evakuasi Kapal nelayan KM. REZEKI BARU yang tekong nya meninggal akibat tersambar petir, selasa (18/06/22)
Nelayan Karimun melangalami Laka laut saat menjaring ikan di perairan takong hiu Kec. Tebing kab. Karimun dimana sewaktu melakukan aktifitas menjaring saat korban Komarudin (56) sedang menarik jaring dengan menggunakan mesin troll di anjungan KM. Rezeki Baru tiba-tiba cuaca buruk dan hujan lalu datang petir langsung menyambar tubuh korban Komaruddin dan kapal yang sedang beroperasi hingga berakibat korban terpental jatuh kelaut.
Akibatnya, nelayan tersebut tidak terselamatkan dan meninggal dunia. Kejadian tersebut terjadi di perairan Karimun Anak, Kecamatan Tebing, Karimun.
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.SH, SIK saat di konfirmasi melalui Kasat polairud Polres Karimun, AKP Binsar Samosir.SH, MH membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Bahwa pihaknya Benar telah menerima informasi tentang ada nelayan yang tersambar petir saat melaut,” ujar Binsar.
Kemudian selanjutnya korban Komarudin dan 2 ABK Kapal yang ada di atas kapal KM. Rezeki Baru tersebut saat ini sudah dalam proses evakuasi oleh petugas Satpolairud Polres Karimun dibantu oleh nelayan sekitar yang sedang melakukan kegiatan menjaring di sekitar lokasi perairan tersebut.
“Adapun Jajaran Satpolairud Polres Karimun telah turun dgn menggunakan 2 (dua) unit Kapal yaitu KP XXX-30-1002 dan RIB SAT Satpolairud Polres Karimun.
Anggota dan nelayan sedang mengevakuasi thdp 1 (satu) unit KM. Rezeki baru berikut korban Komaruddin dalam keadaan meninggal dunia saat kejadian sempat terpental kelaut sedangkan ABK KM. Anwar dan Karim dalam keadaan selamat hanya terpental sejauh 1 meter posisi di atas Kapal ” kata Kasat Polairud AKP Binsar, kemudian Jenazah korban di bawa ke RSUD Muhammad Sani guna dilakukan Visum ET revertum utk mengetahui penyebab kematian Korban.
Berikut identitas korban yakni: Kamarudin (Meninggal dunia) dengan tutup usia 56 Tahun, pekerjaan nelayan (Nakhoda KM REZEKI BARU), Alamat Telaga Harapan.
Dua korban yang masih selamat bernama Anuar (ABK MK. Rezeki baru) dan Karim (ABK KM.Rezeki Baru).
Adapun terhadap korban dan rekannya telah turun kelaut menjaring sejak hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 dan telah selama 8 ( delapan ) hari lamanya ujar Akp. Binsar Samosir,SH,MH. (KEPRIONLINE.CO.ID, JANTUA DOLOK SARIBU).






