Keprionline.co.id, Batam – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kota Batam. Seorang nenek bernama Etty Suhanti (75) menjadi korban setelah dipukul hingga pingsan oleh pelaku, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Dalam RT 005 RW 004, Kelurahan Baloi Indah.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Denny Lagie, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban tengah mencuci pakaian di bagian belakang rumahnya.
“Saat itu korban sedang mencuci pakaian di belakang rumah. Kemudian tersangka datang dan duduk di bangku panjang di bagian depan rumah korban. Tersangka meminta kopi, namun korban menjawab tidak ada,” ujar Kompol Denny kepada media , Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, tersangka kemudian memberikan uang sebesar Rp50.000 dan meminta korban membelikan kopi serta empat batang rokok di warung.
Korban pun pergi ke warung milik Ibu Dila untuk membeli pesanan tersebut. Setelah kembali ke rumah dan menyerahkan kopi serta rokok kepada pelaku, terdapat sisa uang sebesar Rp36.500. Pelaku kemudian meminta korban mengambil saja sisa uang tersebut.
Setelah itu, korban kembali ke dapur untuk menyiapkan masakan. Saat sedang mengiris bawang, pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang.
“Ketika korban menoleh, tersangka langsung memukul bagian mata kanan korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri,” terang Denny.
Sekitar 10 menit kemudian, korban sadar dengan kondisi kepala pusing dan mata kanan lebam serta kemerahan. Korban kemudian menyadari gelang emas seberat sekitar 60 gram yang dikenakannya di tangan kiri telah hilang diduga dibawa pelaku.
Korban lalu duduk di depan rumah sambil menangis. Tak lama kemudian, tetangganya, Yuyun, datang dan korban menceritakan peristiwa yang dialaminya. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. ( Rebuplika bicara / Red ).






