Keprionline.co.id, Batam – Seorang anggota Brimob Polda Kepri Brigadir Pol Tato Harianto terkena anak panah saat melakukan pengamanan penggusuran di kawasan Tangki Seribu Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu 5 Juli 2023, usai terkena anak panah Brigadir Pol Tato Harianto langsung mendapatkan perwatan medis dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menjelaskan sebelum dilakukan penggusuran sudah dikirimkan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga, tetapi warga tidak merespon sama sekali, dan kegiatan penggusuran yang dilaksanakan legal berdasarkan ketetapan hukum yang berlaku, pemilik sah lahan seluas 5 hektare tersebut merupakan PT Batamas Indah Permai.
Selain itu tahapan dari sosialisasi termasuk ganti rugi atau tali asih pada warga masyarakat sini sudah dilakukan. Semuanya ada 500 KK dan 450 ini sudah menerima untuk proses ganti rugi. PT Batamas juga menyiapkan relokasi lahan untuk mereka.
Aksi perlawan dari warga mengorbankan satu anggota Brimob Polda Kepri dan atas kejadian ini sebanyak 14 warga yang dianggap sebagai provokator kita amankan untuk diproses lebih lanjut, termasuk barang bukti panah, senjata tajam dan alat rakitan untuk melawan aprat, kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto ( Gordon )






