KEPRIONLINE.CO.ID,ADVETORIAL KARIMUN – Kebutuhan listrik bagi nelayan di pesisir dan pulau-pulau terpencil harus disediakan. Ini bila pemerintah serius ingin mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.Soalnya, hingga kini ratusan pulau terpencil dan pulau terluar yang dihuni nelayan belum dapat menikmati ketersediaan listrik.

Pembangunan infrastruktur tenaga listrik dianggap masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah sampai saat ini. Banyaknya daerah yang belum menerima pasokan listrik sesuai kebutuhan memunculkan adanya pemadaman listrik secara bergilir dan berujung pada masalah sosial ekonomi.Tentu hal ini menjadi gejolak besar dan bom waktu bagi pemerintah jika tidak segera dicari solusinya.
Gubernur Kepulauan Riau mengakui sendiri bahwa masih banyak daerah kepaulauan di Provinsi Kepri yang sampai saat ini belum teraliri listrik selama 24 jam salah satunya di Kabupaten Karimu,Kabupaten Lingga dan Natuna Anambas, Kata Nurdin pada media.
Untuk memecahkan solusi listrik di daerah pulau – pulau yang ada di Kabupaten Karimun Bupati Karimun langsung melakukan kunjungan kerja ke kantor General Manager ( GM ) Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) wilayah Riua – Kepri beberapa waktu yang lalu dang langsung diterima langsung oleh GM PLN wilayah Riau – Kepri.

Dalam pertemuan ini, GM PLN Riau Kepri berjanji bulan April akan melakukan kunjungan kerja ke Karimun untuk memastikan dan melihat secara langsung bagaimana kondisi listrik di Karimun.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan,Saat melakukan pertemuan dengan GM PLN wilayah Riu – Kepri saya sampaikan masih banyak pulau -pulau di Karimun sampai saat ini belum teraliri listrik.Selian itu untuk sebagian pulau – palau listrik hidup sekitar 6 jam dan menjadi masalah bagi masyarakat yang tinggal di daerah hiterland.

Dalam pertemuan GM PLN Riau-Kepri mengatakan pada bulan April 2019 dua kecamatan di Kabupaten Karimun akan dialri listrik selama 24 jam yaitu kecamatan Durai dan Kecamatan Buru, Informasi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Durai dan masyarakat Kecamatan Buru dimana sebelumnya listrik hidup mulai sore sampai pagi.

Selain Kecamatan Durai dan Buru di Kecamatan Belat juga akan dialiri listrik sekitar 18 jam dari 14 jam sebelumnya tetapi untuk akhir tahun 2019 baru kecamtan belat akan dialiri listrik 24 jam.
Saya selaku Bupati Karimun sangat bersyukur program dalam tahun ini ada tiga kecamatan di Karimun akan dialiri listrik selama 24 jam dan kita berharap program perusahaan BUMN terus menerus berjalan supaya seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun bisa teraliri listrik selama 24 jam, kata Bupati Karimun Aunur Rafiq. ( KEPRIONLINE KARIMUN ) .






