KEPRIONLINE.CO.ID,BISNIS – Group Lion Air menambahkan 1 (satu) layanan pelaksanaan uji kesehatan ANTIGEN Covid-19 yang berlokasi strategis dalam satu kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) di Maros, Sulawesi Selatan (UPG) terhitung mulai hari ini.
Humas Lion Air,Danang mengatakan, Pembukaan layanan tempay pemeriksaan layanan Rapid tes antigen Covid-19 salah satu langkah untuk mempercepat aktifitas para calon penumpang,dan Klinik Transit Maros – Airport berada di alan Bandara Baru – Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (depan Terminal Kargo), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan 90552 dengan Waktu pelayanan Senin – Jumat pukul 08.30 – 16.30 WITA,Sabtu – Minggu pukul 08.30 – 14.00 WITA, Libur nasional – pukul 08.30 – 14.00 WITA.
Untuk ketentuan pelaksanaan rapid Test antigen Covid-19 mencakup Khusus penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group,Voucher Rapid Test antigen Covid-19 Rp 95.000 ( Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah ) dapat diperoleh secara langsung pada saat melakukan pembelian tiket (issued ticket),
Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan Rapid Test ANTIGEN Covid-19, maka dapat membeli voucher Rapid Test Covid-19 dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code) melalui sales channel seperti call center, kantor penjualan Lion Air Group, www.lionair.co.id , www.batikair.com , dan lainnya.
Penyelenggaraan Rapid Test ANTIGEN Covid-19 tetap berjalan sebagaimana ketentuan protokol kesehatan, sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air Group, terjangkau dengan masa berlaku menurut ketentuan yang berlaku. Setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan secara elektronik (digital) dan terintegrasi dengan platform kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card – eHAC) sebagai salah satu kelengkapan dokumen penerbangan.
Lion Air Group bersama Klinik Transit Maros menawarkan kemudahan bagi penumpang Lion Air Group yang berada di Kabupaten Maros, Kota Makassar dan wilayah lainnya, yang akan melakukan perjalanan udara dengan keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dan bandar udara sekitar.
Untuk koneksi penerbangan lebih banyak lagi dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin tujuan ke Ambon, Balikpapan, Samarinda, Berau, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Merauke, Palu, Sorong, Ternate, Manado, Lombok, Pontianak, Tarakan, Yogyakarta Kulonprogo, Tanjung Karang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Jambi, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Medan, Banda Aceh, Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Palopo, Poso, Raha, Selayar, Wangi-Wangi dan kota-kota lain.
Harapan terbesar kegiatan dimaksud akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara, mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan serta pelaksanaan sesuai protokol kesehatan.
Fasilitas tersebut memperkuat jaringan secara nasional Lion Air Group untuk Rapid Test ANTIGEN. Secara total dari kerjasama Dompet Dhuafa, Klinik Lion Air Medika dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya telah menjangkau 25 titik layanan strategis di berbagai kota atau daerah di seluruh Indonesia, mencakup di Banda Aceh, Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Pematang Siantar, Padang, Pekanbaru, Palembang, Pangkalpinang, Kota Tangerang, Jakarta, Bogor, Cikarang-Kabupaten Bekasi, Bandung, Makassar, Maros, Kendari, Banjarmasin, Balikpapan, Kabupaten Badung, serta mempersiapkan di kota-kota atau bandar udara-bandar udara lainnya. ( KEPRIONLINE.CO.ID RED ) .






