KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Ketua Umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Tohom Sinaga mengatakan, pejabat BP Batam pada saat ini sudah menjadi boneka pimpinan BP Batam. dapat kita lihat dengan banyaknya keluhan dari masyarakat yang masuk ke redaksi keprionline.co.id.
Seperti berkas dokumen lahan yang masuk ke BP Batam sesuai permohonan alokasi lahan akhirnya di batal kan atau di tolak oleh pimpinan BP Batam.
“Padahal proses registrasi, validasi, verifikasi, evaluasi, komitmen hingga proses clear and clean sudah selesai. Proses pun mulai dari tingkat Kasi, Kabid, Direktur dan Deputi sudah clear and clean. Namun karena klik pimpinan alokasi lahan tersebut di tolak.
Jadi tupoksi mulai tingkat Kasi, Kabid, Direktur dan Deputi pada proses registrasi, validasi, verifikasi, evaluasi, komitmen yang sudah disetujui pejabat berwenang tidak ada gunanya. Karna harus klik pimpinan.
Sambung Tohom dari informasi yang didapati, Akibat proses klik pimpinan ini sejumlah pejabat penting di BP Batam sulit di temui oleh masyarakat dalam pengurus perijininan investasi. dengan alasan selalu dari staf atau pun petugas di ruangan mengatakan bapak tidak ada di tempat atau bapak sedang tugas di luar.
“Saya menduga para pejabat setingkat deputi, direktur atau pun Kabid seakan malu untuk bertemu masyarakat, sebab apapun yang akan di sampaikan tidak ada gunanya karna berujung nantinya di tolak oleh klik pimpinan”, jelas Tohom
Tohom juga menyinggung efesiensinya sistem Batam Logistic Ekosistem (BLE) dari sistem klik pimpinan, seharusnya contoh Sistem BLE ini yang diterapkan ke BP Batam.
Artinya, pengimplementasian BLE dapat memberikan perubahan dan berperan besar dalam mempercepat proses, katanya
Salah satu perubahan yang ditawarkan melalui BLE adalah berkurangnya waktu yang dibutuhkan oleh pengguna jasa dalam layanan jasa lalu lintas barang
Jika sebelumnya pengguna jasa memerlukan tiga kali proses transaksi untuk mendapatkan persetujuan izin, dengan penerapan BLE, hanya dibutuhkan satu kali proses transaksi.
“Hal ini memangkas waktu layanan yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga tiga hari menjadi hanya kurang dari satu hari,” bebernya.
Namun Sistem BLE ini bertolak belakang dengan sistem klik pimpinan yang diterapkan HM.Rudi, karna pemohon harus menunggu kapan kepastian persetujan dari Kepala BP Batam, bisa berbulan-bulan hinga hitungan tahun. Inilah yang harus di reformasi dari kebijakan sistem klik pimpinan ini.
Klik pimpinan ini sangat meresahkan kalangan dunia usaha saat ini, akibatnya banyak terhambat segala dokumen perijinan di BP Batam. Saat ini segala urusan dokumen di BP Batam harus menunggu klik pimpinan, kalau tidak di klik pimpinan segala dokumen tidak akan berjalan dan tidak terproses.
“Benahi lah sistim perijinan investasi yang mudah dan efesien, tidak berbelit-belit seperti sekarang ini segala urusan harus klik ke pimpinan”. Tegasnya
Kalau segala urusan investasi dan perijinan harus klik ke pimpinan berarti para pejabat di BP Batam sama saja dengan boneka. Ucap tegas Tohom
Padahal secara aturan sesuai Perka kepala BP Batam segala urusan lahan akan di selesaikan dalam tempo dua Minggu clear, atau 5 hari kerja dokumen lahan clear, baik itu gabung PL dan pecah PL dan penerbitan faktur WTO, Namun apa yang terjadi saat ini, segala urusan bisa memakan waktu berbulan-bulan dan bahkan bisa hitungan tahun, ini harus yang dibenahi. Imbuhnya
Menko Perekonomian serta Menkomaritim dan investasi harus mengetahui realita yang terjadi di BP Batam ini, evaluasi lah kinerja BP Batam yang mematikan iklim investasi akibat klik pimpinan. Ucapnya
Sistem klik pimpinan ini dibuat tidak familiar ke masyarat dan cendrung tidak ada kepastian. Jelas Tohom.
Sebelumnya beberapa waktu lalu keprionline sempat mewancarai kepala BP Batam HM.Rudi di Golden view Hotel di kawasan Bengkong. Ia mengatakan segala perijinan investasi harus diketahuinya secara detail.
Lanjut Rudi, sejak dirinya menjadi pimpinan di BP Batam semua pada ketakutan untuk bermain-main. “Saya tahu ada orang dalam yang menyampaikan kepada kalian tentang klik pimpjnan, dan saya pun sudah tahu orang yang menyampaikan tentang klik pimpinan ini”, ujar Rudi.
Disinggung sejumlah dokumen perijinan di BP Batam banyak terhambat akibat klik pimpinan, Rudi menantang awak media ini agar membawa kepadanya apabila ada dokumen perijinan terhambat atau lambat pengurusannya.
“Saya akan selesaikan dan bila perlu saya yang akan ikut persentasikan” tegas Rudi. (Oki)





