KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Kapal Pompong Nelayan jaring Tengiri ditabrak oleh Kapal jenis Penampung ikan di Perairan Tg. Pelanduk, Desa Comol, Kec. Sugi Besar, Keb. Karimun, Prov. Kepri, Jum’at (08/07/2022) sekira pukul 02.00 s.d 03.00 WIB.
Informasinya, kapal penampung ikan bermuatan es tersebut berlayar dari arah Karimun menuju Pulau Galang, Kota Batam. Selum terjadi laka laut tersebut, nelayan sudah memberikan kode berupa lampu sorot ke kapal penampung ikan tersebut agar menghindar.
Namun kapal tesebut terus saja melaju dan memasuki area tangkapan nelayan tenggiri. Kode lampu sorot yang diberikan tak ditanggapi, hingga akhirnya kapal penampung ikan tersebut menabrak jaring nelayan milik Azri (32).
Saat itu nahkoda kapal penampung ikan tersebut baru menyadari bahwa telah menabrak kapal pompong jaring ikan berkapasitas 4 GT milik nelayan sekitar.
Azri mendekat dan menaiki kapal penabrak untuk bertemu dengan nakhoda kapal. Tujuannya minta ganti rugi. Tapi, hal ini tidak digubris oleh nakhoda kapal penampung ikan.
”Sehingga, Azri meninggalkan kapal penampung, guna menyelamatkan jaringnya agar tidak tergulung semakin banyak oleh badan kapal penampung ikan. Kemudian kapal penampung ikan melanjutkan perjalanannya dengan agak laju. Akibatnya, jaring tenggiri milik Azri terputus 1 utas”
Kapal penampung lagi-lagi melaju dan terus masuk ke area tangkapan ikan, meskipun Sunardi, seorang ABK kapal nelayan sudah memberikan kode agar kapal tersebut keluar dari jalur area tangkapan ikan.
Namun, kode yang disampaikan ABK kapal pompong itu lagi-lagi diabaikan dan justru kapal penampung tersebut menabrak dan menghantam buritan kapal bagian kanan.
Akibat tabrakan tersebut, kapal pompong milik Usman yang di dalamnya ada Sunardi dan Kamin tersebut tenggelam, namun kedua ABK kapal pompong terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.
Sementara kapal penampung tersebut terus saja berlayar dengan kecepatan tinggi dan lampu kapal dipadamkan tanpa berkeinginan untuk memberikan pertolongan kepada Sunardi dan Kamin yang terjun ke laut.
Dalam peristiwa laka laut di perairan Tanjung pelanduk Desa Combol tersebut tidak ada korban jiwa dan kapal pompong jaring tenggiri milik Usman yang tenggelam dapat dievakuasi nelayan Desa Keban Kecamatan Sugi Besar.
Atas peristiwa ini, Usman pun mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai sebesar Rp 60 juta. (KEPRIONLINE.CO.ID/JANTUA DOLOK SARIBU).






