Keprionline.co.id, Batam – Untuk menjaga stabilitas harga di pasar menjelang bulan Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam melakukan negosiasi harga dengan para distributor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang-barang pokok dan memantau harga. Supaya Masyarakat kota Batam dapat menikmati bulan Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman.
Baru-baru ini, Disperindag Batam menggelar pertemuan dengan 80 distributor di Kota Batam. Menurut Gustian, tidak ada kenaikan harga yang dilaporkan oleh distributor. Bahkan, pihaknya mendorong penurunan harga. Gustian mengakui bahwa kenaikan harga sering terjadi di pada pengecer, dan dalam hal ini Disperindag tidak dapat terlalu jauh ke sana untuk menghindari intervensi.
Menurutnya, harga beberapa komoditas seperti cabe dan bawang merah sulit diprediksi karena hal itu tergantung pada kondisi daerah asalnya. Jika terjadi gangguan pasokan, harga akan berdampak. Namun, pemerintah akan tetap mengkoordinasikan dengan distributor untuk menekan harga termasuk dengan memberikan diskon yang tidak membatal.
Selain itu, Disperindag Batam juga terus memperbarui data pada Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dikelola oleh Kementerian Perdagangan melalui situs. Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengakses informasi harga komoditas secara harian dan menggunakan informasi tersebut sebagai acuan dalam berbelanja. (Gordon)




