Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang salah satu wilayah tertinggi kejadian bencana di Provinsi kepri, Dimana kejadian bencana mencapai 102 kejadian dan didominasi angin puting beliung, pohon tumbang, dan banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kepri, Muhammad Hasbi mengatakan, Terhitung Januari sampai Juni 2023 ada sekitar 275 kejadian bencana di Provinsi Kepri dimana kejadian tertinggi di Tanjungpinang dengan total kejadian 102, urutan kedua untuk Kabupaten Bintan dengan jumlah 95 kejadian yaitu kebakaran lahan.
” Untuk Anambas, Lingga, Karimun, dan Batam bencana yang terjadi jumlahnya tidak sampai 20 kejadian sementara untuk Kabupaten Natuna yang sebanyak 31 kejadian bencana, yang didominasi oleh bencana longsor.
Bencana alam ini tidak bisa kita hindari tetapi untuk kebakaran lahan bisa kita antipasi, jadi saya meminta kepada masyarakiat Bintan untu tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan pertanian, karena ini sangat berisiko, dan kita sudah memberikan himbauan kepada masyarkat jangan membakar hutan, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kepri, Muhammad Hasbi kepada media saat konfirmasi meaui sambungan selulernya, Jumat ( 18/02/2023). ( Jantua ).





