Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Kaporesta Tanjungpinang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan, selama satu tahun ini ada sekitar 16 laporan orang hilang di Mapolresta Tanjungpinang, dan 16 pelapor ini nanti akan kita lakukan cek Deoxyribonucleic Acid ( DNA ) untuk kita cocoklan ke DNA tulang belulang yang ditemukan oleh warga di di kebun warga Sungai Timun, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota.
“Saat ini anggota kita masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan tukang beluang manusia ini, ada kesulitan kita untuk mengungkap kasus ini karena dilokasi kita tidak ada menemukan identitas apa-apa dan petunjuk terkait hal ini.
Kapolresta Barelang sudah melakukan koordinasi kepada lembaga pemerintah lainnya untuk pelaksanaan tes DNA tulang beluang manusia ini, dan dalam waktu dekat akan kita umumkan, jadi saya meminta kepada masyarakat Tanjungpinang untuk bersabar dan kalau ada warga Tanjungpinang yang kehilangan saudara bisa melaporkannya ke Polresta Tanjungpinang, kata Kombes Heribertus Ompusunggu kepada media, Jumat ( 11/08/2023).
Sebelumnya penemuan tulang belulang manusia ini pertama kali ditemukan oleh Frengky saat membersihkan lahan perkebunannya, awalnya menemukan kerangka tengkorak di bawah pohon mangga yang ditanamnya pada 2022. Lalu tak jauh dari situ, ia kembali menemukan bagian kerangka lainnya, seperti gigi dan tangan termasuk sehelai celana dalam berwarna merah. ( Popy ).






