Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Nenek Alang warga Keturunan Tionghoa sudah 40 tahun berprofesi sebagai penjahit bendera merah putih di Kota Tanjungpinang. Alang merupakan istri dari mendiang Young Chi Bu yang sudah tinggal di Kijang Kota, Bintan Timur sejak tahun 1983 silam.
Saya sudah puluhan tahun memproduksi bendera merah putih dari berbagai ukuran, Pelanggan saya bukan hanya masyarakat Tanjungpinang ada juga yang dari Bintan Timur, Jadi awal memijakkan kaki di Bintan ini langsung bekerja sebagai tukang jahit, ucap Nenek Alang.
Empat puluh tahun silam usaha jahit ini dijalankan oleh suami saya, dan setelah beliau meninggal lima tahun lalu saya yang meneruskannya dan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Selama ini kami sudah punya pelanggan tetap dan pelanggan kebanyakan dari Bintan dan para pemiliki kapal memesan bendera.
Pesanan bendera yang paling banyak saat bulan Agustus ini, dan ukuran yang dipesan pelanggan bervariasi, untuk ukuran bendera, 50cm x 36cm seharga Rp 25 ribu, bendera ukuran 100 cm x 70 cm seharga Rp 50 ribu, bendera ukran 56 cm x 36cm Rp 10 ribu. Sedangkan, ukuran 24 cm x 16 cm Rp 5 ribu per bendera, 35 cm x 23 cm seharga Rp 7 ribu.
Saya sering pesan bendera dari Nenek Alang karena memiliki kwalitas yang sangat bagus dah harganya terjangkau, dibandingkan harga bendera yang dijual sekitar ruas jalan Bintan jauh disini lebih murah, kata pelanggan Nenek Alang, Nurhaidah kepada media, Selasa ( 08/08/2023). (Oppy).






