Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Danrem Brigadir Jenderal TNI Fachri dan Anggotanya berkunjung ke kantor Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Abdul Razak.Selain bersilaturahim,pertemuan itu untuk membahas kasus dugaan oknum yang menembak kendaraan dinas ketua LAM Natuna Bapak Jawandi yang telah naik pada tingkat penyidikan.
Ini disampaikan Jendral TNI Fachri kepada Ketua Umum Adat Melayu Kepri Abdul Razak seusai pertemuan di di kantor Transit Korem 033/Wira Pratama, Senggarang (31/03),Pertemuan tersebut berlangsung kurang-lebih 1 jam.
“Kasus Kodim 0318/Natuna, Lanal Natuna, Lanud Natuna, Polres Natuna serta Subdenpom Natuna masih mengadakan penyelidikan karena barang bukti serta para saksi belum mendapat penyelesaian yang akurat,peluru yang ditemukan di TKP kaliber 5.56 mm adalah identik jenis amunisi ini digunakan TNI dan Polri, yaitu TNI AD, TNI AL dan Kepolisian RI belum diketahui pasti penyebab penembakan ini.
Diharapkan kasus penyelidikan ini harus transparan jika memang salah tidak perlu ada rekayasa harus dihukum sesuai ketentuan undanng-undang yang berlaku dan kami turut berduka kami sudah sepertikeluarga besar TNI. Untuk masyarakat Natuna tidak perlu khawatir atas kejadian ini karena kalau Melayu dilukai saya juga merasa di lukai karena saya juga putra Melayu,” demikian Tutup 033/WP Brigjen Fachri. (KO/ Red Wok / Kapenrem 033/ Tanjungpinang).
