Selasa, 23 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home WISATA KEPRI

Kepergok Nonton Drakor, Warga Korut Dihukum Mati Kim Jong Un, Eksekusi Matinya Disaksikan Tetangga

kepri online
21 Februari 2022
di WISATA KEPRI
0
Kepergok Nonton Drakor, Warga Korut Dihukum Mati Kim Jong Un, Eksekusi Matinya Disaksikan Tetangga

FOTO ISTIMEWA

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Cerita tentang kehidupan di Korea Utara yang menyedihkan tidak ada habisnya.

Negara terisolasi di dunia dan memiliki aturan aneh itu, membuat penduduknya kurang pergaulan. Sekadar menonton TV saja seperti berbuat kesalahan yang sangat fatal.

Baca Juga

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77

Ada kisah seseorang dihukum mati gara-gara nonton drama Korea Selatan. Bagi Korea Utara, menonton drama korea bisa jadi pengkhianatan.

Jika ketahuan, hukumannnya pun mengerikan. Jadi, jangan coba-coba nonton film drakor dari Korea Selatan saat berada di Korea Utara.

Bisa-bisa kamu tak bisa pulang malah mendekam di penjara atau sampai dihukum mati. Melansir BBC Indonesia, Korea Utara telah memperkenalkan undang-undang baru yang tujuannya membasmi segala jenis pengaruh asing.

Tak tanggung-tanggung pelaku akan dihukum keras bagi siapa saja yang ketahuan nonton drakor, memakai celana jeans biru, atau bahkan menggunakan bahaga gaul.

Yoon Mi-so warga Korea Utara yang kabur menuturkan saat berusia 11 tahun itu pertama kalinya ia melihat seorang pria dieksekusi mati lantaran kedapatan nonton drama Korsel.

Tak tanggung-tanggung seluruh tetangganya diminta untuk menonton eksekusi itu.

“Jika Anda tidak melakukannya, itu akan dikategorikan sebagai pengkhianatan,” tuturnya kepada BBC di rumahnya di Seoul, Korea Selatan.

Ia memiliki ingatan yang kuat tentang pria itu, matanya ditutup tetapi penutup matanya basah karena air mata.

“Mereka menaruhnya di tiang dan mengikatnya, lalu menembaknya.”

Bayangkan saja berada di daerah tanpa boleh ada pengaruh dari luar, tanpa internet apalagi media sosial.

Korea Utara semakin terisolasi dari dunia luar, ditambah lagi dengan adanya pandemi. Pasokan kebutuhan dasar dan perdagangan dari negara tetangga China, sempat lama terhenti meski sekarang telah dibuka kembali.

Kim Jong Un saat itu menyuruh warganya untuk kurangi makan dan menyuruh warganya bertani.

Sebelumnya, film-film asing diselundupkan dari China. Selama beberapa tahun, drama Korsel telah diedarkan pada USB yang mudah disembunyikan dan juga dienkripsi dengan kata sandi.

“Jika Anda salah memasukkan kata sandi sebanyak tiga kali berturut-turut, USB akan menghapus isinya secara otomatis.

Anda bahkan dapat mengaturnya sehingga ini terjadi setelah satu kali salah memasukkan kata sandi, jika kontennya sangat sensitif,” keterangan seorang pembelot dari Korut.

Mi-so ingat bagaimana tetangganya berusaha keras untuk menonton film.

Dia mengatakan mereka pernah meminjam aki mobil dan menghubungkannya ke generator untuk mendapatkan listrik yang cukup untuk menyalakan televisi.

Dia ingat menonton drama Korea Selatan berjudul “Stairway to Heaven”.

Kisah cinta epik tentang seorang gadis yang berjuang menghadapi ibu tirinya dan kemudian penyakit kanker, tampaknya telah populer di Korea Utara sekitar 20 tahun yang lalu.

Choi mengatakan itu juga saat daya tarik dengan media asing benar-benar lepas landas – dibantu oleh compact disc (CD) dan digital video disc (DVD) murah dari China.

Namun kemudian, rezim di Pyongyang mulai menyadari hal ini. Choi mengenang ketika keamanan negara melakukan razia di sebuah universitas sekitar tahun 2002 dan menemukan lebih dari 20.000 kepingan CD.

“Ini baru satu universitas. Bisa dibayangkan berapa banyak yang ada di seluruh negeri?

Pemerintah terkejut. Saat itulah mereka membuat hukuman lebih berat,” katanya.

Kim Geum-hyok berkata ia baru berusia 16 tahun pada 2009 ketika dia ditangkap oleh petugas dari unit khusus yang dibuat untuk memburu dan menangkap siapapun yang kedapatan berbagi video ilegal.

Dia memberikan seorang temannya sebuah DVD musik pop Korea Selatan yang diselundupkan ayahnya dari China.

“Warga Korea Utara memiliki keluhan di hati mereka, tapi mereka tak tahu keluhan mereka ditujukan ke siapa,” katanya. (SUMBER: TRIBUN-MEDAN.com).

Tags: film drakorketahuan nonton drakorKim Jong Unwarga Korut dihukum matiwarga Korut nonton drakor
Sebelumnya

Polwan Cantik Boru Batak Bergelar Doktor dan Bersuamikan Kombes Pol, Putrinya Sukses Jadi Dokter

Berikutnya

Serem, Nakes Dianggap Kasar Swab Antigen, Warganet Mengamuk

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri
KEPRI TANJUNGPINANG

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata
WISATA KEPRI

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77
Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing
BATAM

Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing

23 September 2023
312

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dua Oknum Diduga PNS Bintan Mesum di Pantai Trikora Dipanggil Hari Ini, Ternyata Pegawai Honorer

    Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sengketa Lahan Batu Licin Memanas, PT MBCW Keberatan Pengajuan AMDAL PT ANP

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jumaga Nadeak Kontingen Pesparawi dari Kepri Merupakan Pilihan Tuhan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dua Kasus Pencurian di Kundur Berhasil Diungkap, Polsek Kundur Amankan Dua Pelaku

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Wajah Baru Tanjungpinang Mulai Dibangun! Rp12 Miliar Dikucurkan, Taman Gurindam 12 Disulap Jadi Pusat UMKM dan Ikon Wisata Kepri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ansar Kawal Langsung Sekolah Rakyat di Kepri, Tanjungpinang, Anambas dan Natuna Jadi Prioritas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Hampir 50 Persen Warga Batam Tak Miliki Akta Kelahiran

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Budaya Nusantara Bersatu di Tanjungpinang, Kemilau Nusantara Kepri 2026 Resmi Digelar

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 207 Petugas Diterjunkan, Karimun Siap Petakan Kekuatan Ekonomi Daerah Lewat Sensus 2026

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.