KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Media KEPRIONLINE dalam Kunjungan ke Dusun kericik sekaligus berjumpa warga dan berbincang bincang terkait adanya kerusakan jalan yang sudah tertumpuk kayu kayu dan bekas jaring yang rusak (sampah) dibibir pantai laut dekat dengan pemukiman.
Dalam keterangan Sony Yunus mengungkapkan kerusakan jalan ini sudah cukup lama sebelum Pandemi, ditambah lagi adanya hantaman gelombang yang memperparah kondisi jalan tersebut yang mengakibatkan badan jalan turun dan berlubang.
Kades Kurniawan meninjau langsung jalan tersebut dan sudah dilakukan pengukuran tetapi tertunda hingga saat ini karna pengalihan Dana desa dalam penanganan Covid tuturnya.
Kemudian Lani Markus juga menyampaikan hal senada dan tidak menyalakan pemerintah Desa sebab, rencana awal pemerintahan desa Jang suda ada mau perbaiki namun sampai saat ini tertunda.
Harapan kami adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan ini yang menjadi jalan utama dua RT antara kampung pasir, kampung tengah dan kampung karang dan mengenai pelantar masuk (pelabuhan) sudah cukup lama dan sampai detik Ini belum ada.
Kalau surut laut harus berjalan meniti karang hingga 100 meter lebih, kami berharap kepada pemerintah desa, pemerintah kabupaten, propinsi memperhatikan jalan di dusun kericik ini, supaya warga yang bepergian ke luar jauh lebih baik serta kami juga merindukan ada kemajuan seperti daerah lainnya.
Sementara Kades Jang Kurniawan juga menyampaikan perbaikan jalan ini memang dari awal sudah direncanakan tetapi apa boleh buat karena pengalihan dana desa dalam penanganan Covid 19.
Kedepannya ini menjadi prioritas utama pembangunan desa, mudah-mudahan dengan kondisi kesehatan kita semakin membaik semoga akan terlaksana.
Pengajuan Pelantar masuk sudah sering kita ajukan dan bukan biaya kecil. Mari kita sama-sama mendukung program yang akan kita lakukan dan mudah-mudahan ada solusinya karena ini perjuangan kita bersama katanya mengakhiri, Selasa (16/11/2021). (KEPRIONLINE CO.ID, KARIMUN/SONIP).






