KEPRIONLINE.CO.ID, LINGGA – Tidak dibayar selama tiga bulan uang bantuan dari PT. TBJ, beberapa masyarakat Dusun Cukas Desa Tanjung Irat datangi Kepala Desa Tanjung Irat pertanyakan uang bantuan bulanan dari perusahaan PT. Telaga Bintan Jaya (TBJ) yang saat ini beroperasi sebagai tambang bouksit diwilayah kecamatan Singkep Barat.
Diketahui pembayaran uang bantuan dari pihak Pt.TBJ tersebut dibayar setiap bulannya ke masyarakat Cukas Desa Tanjung Irat dari hasil kesepakatan yang telah dibuat antara Desa dan Pihak Perusahan Pt.TBJ.
Asuar selaku tokoh masyarakat sekaligus mewakili masyarakat mengatakan, Sampai saat ini sudah jalan Empat bulan uang bantuan bulanan dari pihak perusahan PT. TBJ belum dibayarkan makanya kami minta Kepala Desa ataupun prangkat desa untuk mempertanyakan ke pihak perusahan,kata Asuar, Sabtu (18/09/21).
” Kami masyarakat meminta kejelasan yang jelas terhadap pihak perusahan apa kendalanya sehingga sudah menjalani Empat bulan belum juga membayar uang bantuan bulanan yang sebelumnya sudah disepakati”, jelas Asuar.
Selain itu kepala Desa Tanjung Irat, Yanto saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa ada beberapa masyarakat mendatangi dirinya terkait pembayaran uang bantuan Bulanan terhadap Masyarakat.
” Kami selaku perangkat desa sudah berupaya berkoordinasi dengan pihak perusahan bahkan kami juga melalui Kepala Dusun (Kadus) serta ketua LPM untuk datang ke kantor perusahan PT. TBJ mempertanyakan langsung tetapi saat ini juga masih belum ada jawaban dan selalu beralasan masih menunggu kiriman uang dari kantor yang berada di kota Tanjung Pinang”, ungkap Yanto.
Tambahnya Yanto, kami juga sudah rencanakan pada hari senin ini saya serta perangkat desa akan datangi lagi kantor Pt. TBJ untuk meminta kejelasan pasti terkait kapan dibayarnya uang bantuan bulanan yang saat ini tertunda selama Empat bulan, Ujar Yanto.
Sementara Kepala Teknik Tambang KTT perusahaan Pt.TBJ, Faisal Saat dikonfirmasi melalui via telpon mengatakan, untuk permasalah tunggakan pembayaran uang bantuan perbulan terhadap masyarakat saya tidak bisa menjawab pak, karena itu bukan kapasitas saya untuk menjawab karena saya di PT. TBJ ini hanya bagian teknik aja,Ungkapnya Faisal.
Berdasarkan data yang dihimpun pembayaran uang bantuan tersebut per Kepala Keluarga (KK) 500.000(lima ratus ribu rupiah) dikalikan sebanyak 275 Kepala Keluarga (KK) perbulannya.
(KEPRIONLINE.CO.ID/ BOY)






