KEPRIONLINE.CO.ID, FEAUTRE – Pagi jelang dua minggu Hari raya Idul Adha 1442 yang jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021 telepon genggam milik Bupati Karimun, Aunur Rafiq berdering, Saat itu Bupati Karimun usai melakukan sholat subuh yang didampingi istri tercinta Hj Raja Asmah Aunur Rafiq .
Sambil duduk diatas sofa yang empuk Bupati Karimun, Aunur Rafiq melihat panngilan masuk, ternyata tokoh adat Tanjung Balai Karimun yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu Abu Samah H Arab. Siapa Pak yang nelpon,” Ucap istri Bupati Karimun sambil menghidangkan secangkir kopi dan kue lapis untuk serapan pagi.
,” Tokoh Adat atau Ketua Lam Tanjung Balai Karimun, ini saya mau telpon balik dulu, mungkin ada yang perlu,” ucap Rafiq sambil menekan tombol hand phone miliknya.
” Selamat Pagi Pak Ketua, tadi ada menelpon, maaf tadi sholat subuh jadi tidak diangkat,” ucap Bupati Karimun.” oh, ya gak apa-apa pak Bupati, cuma saya mau menyampaikan terkait dengan peranyaan Hari Raya Idul Adha apa kita laksanakan Sholat Idul Adha, karena banyak tokoh-tokoh agama yang mempertanyakan, kata Ketua LAM Karimun, Abu Samah H Arab.
” Memang saat ini karena situasi Panddemi Covid 19 banyak kendala dan perubahan mobilisasi pergerakan kita, tetapi sampai saat ini pak belum ada keputusan dari Pemerintah Pusat dan Pemrov terkait pelaksanaan sholat Idul Adha dan pemotongan qurban.
Memang ada rasa khawatir jika dilakukan pemotongan kurban sperti biasa akan ada suspek baru tertular virus Covid 19 di Karimun, jadi intinya nanti kita akan melakukan rapat bersama Forkomindo, SKPD dan tokoh masyarakat, ucap Bupati Karimun, Aunur Rafiq.
” Oh gitu ya pak, nanti akan saya sampaikan kepada tokoh-tokoh Agama dan tokoh adat di Tanjung Balai Karimun, tetapi apapun keputusan pemerintah terkait tata cara pelaksanaan sholat Idul Adha dan pemotongan kurban kami tetap ikut, demi kebaikan kita bersama, jadi terima kasih pak Bupati, ucap Ketua Lam sambil menutup telepon genggamnya.
Selang beberapa hari usai percakapan Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama dengan Ketua LAM Tanjung Balai Karimun, Abu Samah,Sekitar pukul 7.30 Wib kantor Pemerintah Daerah Tanjung Balai Karimun terliaht berbeda dari sebelumnya, beberapa pegawai Protokoler terlihat sibuk menerima tamu dari kalangan Forkopimda, SKPD, Tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq juga dan langsung menuju Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Sampai diruangan seluruh peserta udangan rapat Persiapan Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban memberikan sambutan dengan tersenyum kepada Bupati Karimun.
Usai duduk Bupati Karimun sambil berbisik kepada Sekda Karimun, Firmansyah kalau semua peserta rapat sudah hadir bisa kita mulai, ucap Bupati dengan nada pelan.Sekda Karimun dengan gerak cepat langsung menarik microphone dan membuka rapat dan terlihat dalam ruangan rapat berbeda dari sebelumnya karena pelaksanaan rapat sesuai prokes Covid 19.
Dalam rapat persiapan Hari Raya Idul Adha semua memberikan masukkan dan meyetujui semua usulan tata laksana pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan dan teknis pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan hewan qurban di Kabupaten Karimun.
Intinya menanggapi surat instruksi Mentri Dalam Negeri, sejalan dengan tausiah MUI dan juga surat edaran Mentri Agama tentang pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan dan teknis pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan hewan qurban di Kabupaten Karimun.
Sehubung dengan status Kabupaten Karimun adalah Kabupaten dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 artinya PPKM di Kabupaten Karimun bukan kondisi Darurat tetapi secara mikro. maka pemerintah Kabupaten Karimun menetapkan Hasil rapat yaitu :
Pelaksanaan Takbir Keliling Ditiadakan, untuk pelaksanaan Takbir hanya boleh di lakukan di masjid atau surau dengan tidak mengumpulkan masa, pembatasan jamaah dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Pelaksanaan Shotal Idul Adha termasuk sholat lima waktu dan ibadah lainnya diperbolehkan di masjid atau surau dan lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat seperti Melakukan pengecekan suhu, Mencuci tangan dengan sabun/handsanitizer, Menggunakan masker dengan benar dan tepat, Menjaga jarak dan menjauhi kontak fisik, Membawa perlengkapan ibadah masing-masing, Berasal dari warga setempat, Disarankan tidak dalam kondisi hamil atau menyususi, Tidak atau baru kembali dari perjalanan luar kota, Tidak sedang menjalankan isolasi mandiri, Tidak berkerumunan sebelum maupun setelah beribadah, Dalam kondisi sehat.
Petugas penyembelih hewan Qurban di utamakan telah mendapatkan vaksinasi atau bersedia dilakukan rapid test antigen yang di fasilitasi oleh pegurus masjid atau panitia Qurban dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Proses penyembelihan hewan qurban di laksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, diawasi oleh satgas Kabupaten sampai kecamatan, kelurahan atau desa dan RT/RW dengan melibatkan TNI Polri
Pelaksanaan pendistribusian daging Qurban kepada masyarakat, panitia diminta untuk mengatur jadwal sehingga tidak terjadi kerumunan atau panitia langsung yang menggantar kepada masyarakat yang menerima, Ucap Sekda Karimun, Firmansyah.
Jadi intinya mari kita semua yang hadir dalam rapat ini menginformasikan kepada seluruh masyarakat Karimun terkait dengan keputusan rapat sehingga masyarakat paham dan tidak usah datang ke tempat penyembelihan kurban, jadi kami meminta kepada panitia qurban supaya fokus pada penerapan prokes covid 19 sehingga tidak ada kerumunan, kata Bupati Karimun dalam rapat.
Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini memang sangat berbeda tetapi saya bangga kepada seluruh lapisan masyarakat, karena pelaksanaan sholat idul Adha ini berjalan sesuai dengan Prokes kesehatan, kita sama-sama berdoa agar Covid 19 ini segera berlalu sehingga tidak ada pembatasan mobilisasi masyarakat ,ucap Bupati karimun saat sholat Idul Adha di Masjid Hijir Ismail Islamic Centre Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Selasa ( 20/5/2021 ) . ( KEPRIONLINE.CO.ID KARIMUN / JANTUA DOLOK SARIBU ) .






