KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Sistim klik pimpinan ini adalah sistim terburuk selama berdirinya BP Batam, sejumlah kalangan masyarakat menolak keras klik pimpinan buatan kepala BP Batam. Ungkap Tohom Sinaga Ketua Umum Forkorindo (Forum Komunikasi Rakyat Indonesia) kepaea keprionline, Minggu (28/03/2021).
Sistem Klik pimpinan yang di buat HM.Rudi sarat dengan muatan kepentingan kepala BP batam. Ucapnya.
“Banyaknya keluhan kalangan masyarakat, yang kita dengar mulai penerbitan faktur WTO, skep/SPj, lahan dan PL semua harus di klik pimpinan. Terus apa tupoksi deputi, direktur dan kepala bidang masing-masing satuan kerja”, jelasnya.
“Berarti tidak ada fungsi atau tupoksinya pejabat di BP Batam, ini yang membuat kita sangat prihatin. Sistim klik pimpinan ini paling terburuk semenjak berdirinya BP Batam”, ujarnya
Alasan krusial bila kepala BP Batam mengatakan segala bentuk perijinan atau pun pengalokasian lahan harus tahu pimpinan. Terus apa tupoksi Deputi, Direktur, Kepala bidang.
Tohom berharap dari Kemenko Perekonomian serta Kemenko Maritim dan investasi turun melihat keadaan di BP Batam yang sudah seperti dibuat Kepala BP Batam seperti perusahaannya sendiri.
Beginilah kalau dua lembaga dipimpin satu orang. Dalam hal ini Pemerintah pusat harus jeli dan memahami tidak perlu BP Batam dipimpin oleh seorang dari ranah politik, akhirnya terjadilah seperti sekarang ini, kebijakan klik pimpinanlah yang terjadi saat ini dan dianggap BP Batam seperti perusahaannya sendiri. Tegasnya lagi
Bukan mempreoritaskan pelayanan dan mempercepat seluruh permohonan perizinan yg masuk. Ini akan berdampak terhadap peningkatan investasi, kemajuan ekonomi dan lain-lain. Tutupnya
Saya berharap BP Batam harusnya dipimpin oleh seorang yg profesional, berpendidikan tinggi serta memiliki sepak terjang yg luas di level nasional maupun internasional.
Mudah-mudahan ini dapat di dengar dan dilihat oleh Pemerintah pusat sehingga ada perubahan yg lebih cepat di BP Batam, dan tak perlu lagi mengulur-ulur waktu. Harapan kita semoga Batam cepat maju dengan masuknya investor di kota tercinta ini. Beber Tohom.
“Saya ingatkan kepada kepala BP Batam, jangan jadi kan lembaga BP Batam ini untuk kepentingan pribadi.” Tuturnya
1 Tahun 6 bulan di kepemimpinan HM. Rudi apa yang ada saat ini. Iklim investasi seperti mati suri di Batam.
Jangan kan investasi asing, investasi lokal pun sulit untuk berinvestasi akibat sistim klik yang membingungkan masyarakat. (Oki)






