KEPRIONLINE,CO,ID, BATAM – Cen Sui Lan (CSL) Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Kepri saat ini sedang memperjuangkan, agar ada penambahan pembangunan rumah khusus di Kabupaten Anambas. Selain itu, Cen Sui Lan juga mendesak pemerintah pusat agar membangun rumah susun (rusun) di Kota Batam, untuk ribuan pekerja industri.
Usulan itu disampaikan CSL pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR RI, Senin (1/2) lalu

”Tahun 2021 ini, ada program pembangunan hunian di daerah tertinggal, terpencil dan pulau terluar. Nah, kita minta ada penambahan jumlahnya buat di Anambas,” kata Cen Sui Lan
“Saya lihat, di Anambas cuma dapat program pembangunan rumah khusus itu sebanyak 30 unit. Saya sudah minta ke Pak Khalawi selaku Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, agar ada penambahan jumlah buat di Anambas itu. Kita minta carikan solusinya. Mudah-mudahan ini diprioritaskan,” jelas CSL dari Fraksi Partai Golkar ini.
”Sebab, Anambas dan Natuna ini kan daerah terluar dan perbatasan antarnegara,” sambungnya.
Dari hasil RDP dengan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR RI, dalam target prioritas tahun anggaran 2021 ini, program hunian di daerah tertinggal terpencil dan pulau terluar untuk Provinsi Kepri, diberikan ke daerah Anambas dan Natuna
Menurut Cen Sui Land, untuk program pembangunan hunian (rumah) di Kabupaten Natuna, sudah cukup luar biasa, pada tahun anggaran 2021 ini. Termasuk Anambas, yang sudah dialokasikan 30 unit bagi warga. Namun demikian, CSL tetap meminta agar ditambah jumlahnya.
”Program lain untuk di Anambas, kita juga sudah minta agar dialokasikan dana untuk pembangunan sarana penyediaan air bersih,” tambahnya.
Selain program pembangunan rumah khusus, CSL mengatakan, program di pemerintah pusat itu ada berupa pembangunan rumah susun dan bedah rumah. Dalam RDP dengan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, CSL juga menceritakan kondisi Kota Batam yang merupakan daerah industri, yang mempunyai puluhan ribu pekerja. Namun, para pekerja ini, yang tidak punya rumah.
Mereka tinggal di ruli (rumah liar), harus bayar, dan kekurangan air bersih. Saya sudah meminta ke Pak Dirjen Perumahan, agar ada program rumah susun untuk pekerja di Batam ini. Program pemerintah pusat itu, bagus sekali untuk pekerja di Batam. Sangat cocok dan bisa membantu para pekerja di daerah industri,” tambah CSL.
”Saat kita sampaikan ini, ada Pak Maryoto selaku Direktur Rusun Dirjen Perumahan Kementerian PUPR. Semoga apa yang kita minta ini, terealisasi nantinya,” tutup CSL. (Oki)






