KEPRIONLINE.CO.ID,BATAM-Informasi disampaikan Basarnas Tanjung Pinang yang menurunkan tim untuk melakukan evakuasi, yang telah terjadi bencana longsor di Perumahan Nagoya Valley, Kota Batam, petang sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat (8/1/2021).
Akibat kejadian itu 3 pekerja bangunan tertimpa tanah longsor, Kepala Basarnas Tanjung Pinang,Mu’min membenarkan bahwa telah terjadi Ops SAR Bencana Alam Tanah Longsor di perumahaan Nagoya Valley,Kota Batam.
“Dari 3 pekerja yang tertimpa tanah longsor tersebut,2 orang di nyatakan meninggal dunia atas nama Selamet (55) dan Bakri (55).Sedangkan 1 korban bernam M.Taufik (24) di temukan dalam keadaan selamat.Selanjut nya korban akan di evakuasi menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.”Kata Mu’min Kepala Basarnas Tanjung Pinang.
Kronologis kejadian nya,pada Jumat (8/1/2021),sekita pukul 17.00 WIB,3 orang pekerja sedang melakukan pembangunan batu miring di perumahaan Nagoya Valley kelurahan kampung Searaya Batu Ampar.
“Saat korban sedang melakukan pembangunan batu miring,karena cuaca yang kurang baik sehinnga korban terkena tanah ongsor dari atas,”ungkap Mu’min.
Kemudian,pada Sabtu,(09/012020) sekira pukul 0:55 WIB,tim Rescue Pos pencarian dan pertolongan Batam bersama Tim SAR gabungan telah menemukan 2 korban dalam keadaan Meninggal Dunia dan 1 korban selamat.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban. Longsor terjadi di perumahan itu saat tiga pekerja sedang melakukan aktivitas pembangunan batu miring.
“Dengan telah di temukan korban tersebut Ops SAR di nyatakan selesai,dan di usulkan untuk di tutup,seuruh unsur kembai ke pangkalan nya masing-masing dengan ucapan terimakasih,”ujar nya.
Unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain,Kansar Tanjung pinang,Pos SAR Batam,Polda Kepulauan Riau,Polresta Barelang,Polsek Batu Ampar,Bhanbinkamtibmas,Babinsa Koramil,Damkar dan Masyarakat setempat.
(Keprionline.co.id)






