Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Beredarnya informasi terkait berdirinya Alfamart dan Indomaret di Kota Tanjungpinang, PJ Walikota angkat suara perihal info tersebut, Kamis (02/10/2023)
PJ Walikota Tanjungpinang mengatakan, peraihan informasi tersebut baru dalam tahap wacana pembukaan Alfamart dan Indomaret untuk di wilayah Kota Tanjungpinang.
“Pada kesempatan ini saya ingin mengklarifikasi bahwa wacana tersebut bergulir bukan dari saya pribadi atas nama Pj Wako, namun saya menanggapi bahwa kita perlu melakukan pengkajian terlebih mendalam terkait perizinan pembukaan indomaret dan alfamart”, jelasnya.
Menurutnya, saat ini berdasarkan laporan dari Dinas PTSP Tanjungpinang belum ada pengajuan perizinan baik dari pihak Indomaret ataupun Alfamart di Tanjungpinang. Hasan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak dapat menolak investasi yang diajukan secara legal.
“Jika memang nantinya ada pengajuan perizinan kita perlumengkaji lebih mendalam terkait dampak dan manfaat apabila kita memberikan izin tersebut” katanya.
Polemik terkait akan masuknya Alfamart dan Indomaret saat ini memang sedang jadi perbincangan hangat bagi masyarakat Tanjungpinang. Ada yang menolak dengan alasan melindungi UMKM namun ada juga yang menerima dengan harapan terbukanya lapangan pekerjaan.
Atas dasar tersebut, lanjut Hasan, Pemko Tanjungpinang akan mendorong beberapa swalayan, minimarket ataupun mini parket lainnya untuk dapat melakukan digitalisasi dan inovasi sehingga tidak perlu khawatir apabila suatu saat nanti Indomaret dan Alfamart sebagai gerai mart modern berdiri di Tanjungpinang.
Berdasarkan data dari OSS dan perizinan, saat ini di Tanjungpinang telah berdiri 87 supermarket, minimarket dan mart-mart yang lain.
“Saya mengharapkan agar owner-owner minimarket yang ada dapat menerapkan digitalisasi seperti menyediakan pembayaran secara e-money maupun menyediakan tempat berbelanja yang modern dan kekinian, sehingga wajah perkotaan dapat terlihat dari adanya market-market yang modern”, harap Hasan.
Lebih lanjut Hasan menjabarkan, bahwa Kota Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi saat ini sedang dalam tahap pengembangan sebagai Kota yang rapi, bersih dan modern.
“Untuk saat ini kita sedang fokus untuk mulai merapikan wajah perkotaan Tanjungpinang, dimulai dari penataan kabel fiber optik sampai ke menggalakkan gotong royong disetiap kecamatan dan Kelurahan”, tuturnya.
Sementara itu, Winata Wira,Akademisi Umrah, mendukung sikap Pj Wako Hasan yang secara ilmiah akan mengkaji beberapa aspek terkait perizinan Alfamart dan Indomaret di Tanjungpinang.
“Yang terpenting bagi Pemko adalah menyerap aspirasi dan keinginan masyarakat, berdasarkan demografi kependudukan saat ini 60% penduduk Tanjungpinang adalah generasi milenial yang menginginkan adanya gerai modern seperti Alfamart dan Indomaret.
Meskipun begitu, lanjut Winata Wira, Pemko juga harus mampu menjawab kekhawatiran sebagian kelompok yang menilai masuknya indomaret dan alfamart akan berdampak pada UMKM dan jalur supply chain yang sudah ada. (Lita)






