Keprionline.co.id, Batam – Walikota sekaligus Ex-Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi meminta agar masyarakat tidak terpecah belah dalam hal politik khususnya pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di 2024 yang kurang lebih berjalan dalam 3 bulan kedepan. Hal ini tidak terlepas dari pengalaman pemilu serentak di 2019 yang polarisasinya memberikan dampak yang cukup fatal antar pendukung politik.
Rudi meminta agar masyarakat tidak saling serang melalui media sosial hingga menyebabkan perpecahan antar kubu dalam putaran pemilu serentak 2024 nanti, dan menyikapi perbedaan pandangan politik secara dewasa.
“Saya titip satu hal tentang pilpres dan pileg, ibu bapak kita semua mempunyai hak yang sama,baik bapak itu pengurus partai atau tidak, aturan sudah mengatur, dan kita mempunyai kebebasan untuk menentukan pilihan kita, tidak usah karena kita beda pilihan kita saling menyerang di medsos, tidak usah bapak ibu. Kita sudah dewasa dan sudah tua lagi. Kenapa kita harus rebut di medsos karena beda pilihan? Siapa yang kita pilih kita yang akan menanggung sampai ke akhirat nanti.” Ucap Rudi, Kamis (2/11/2023)
Rudi mengingatkan kepada masyarakat agar tetap kondusif, mengingat siapapun pilihan politiknya baiik pilpres maupun pileg, pembangunan di batam akan tetap berjalan sesuai rencana.
“yang penting sekarang bagaimana ekonomi kita bangkit, dipersilahkan berjalan, pilkada pun silahkan berjalan, pileg juga silahkan berjalan, yang penting batam harus aman dan damai, karena aman itulah saya bisa membangun kota batam yang kita cintai bersama seluruh forkopimda, maka jaga keamanan kota batamsilahkan pilihan siapa saja, tapi batam bisa membangun selalu. itulah motto kita hari ini, terus melaju menuju batam kota baru” Tutup Rudi.
Adapun ditempat yang sama Rudi telah memaparkan beberapa rencana pembangunan kedepan yang saat ini sedang dalam tahapan pembangunan seperti pembangunan bundaran punggur, jalur kuliner disepanjang sukajadi hingga polresta barelang hingga pelebaran jalan di sekitar seraya menuju Kodim 0316 yang diminta rudi untuk tidak sering dilewati karena cukup beresiko.






