Keprionline.co.id, TANJUNGPINANG – PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, menjalin kerja sama strategis dengan PT Pelindo Solusi Maritim melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Harmonis PT Pelindo Solusi Maritim, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam mengembangkan sinergi di bidang jasa maritim, pembangunan kapal, serta pemanfaatan fasilitas galangan kapal.
Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT Pelindo Solusi Maritim Budi Pratomo, Direktur Operasional dan Komersial Nurhadi, Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Roy FH Simanjuntak, Komisaris Akbar Ikhramsyah, Direktur Utama PT DAK Daswir Syarif, Direktur PT DAK Anggun Wulandari, serta jajaran manajemen kedua perusahaan.
Melalui MoU tersebut, kedua perusahaan sepakat membangun kolaborasi operasional yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan keahlian, pengalaman, serta fasilitas yang dimiliki masing-masing.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pembangunan kapal baru, perbaikan dan perawatan kapal, penyediaan serta pengelolaan fasilitas galangan kapal, layanan dok dan lepas dok, konversi dan modifikasi kapal, rekondisi, fabrikasi konstruksi baja, hingga berbagai layanan teknik lainnya.
Direktur Utama PT Pelindo Solusi Maritim, Budi Pratomo, mengatakan penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antarperusahaan di sektor maritim nasional.
“Nota kesepahaman ini bukan sekadar kesepakatan simbolis, tetapi menjadi fondasi kemitraan bisnis jangka panjang yang saling menguntungkan. Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, sekaligus memperkuat industri maritim Indonesia,” ujarnya.
Komisaris PT Pelindo Solusi Maritim, Akbar Ikhramsyah, turut menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan dalam mengembangkan bisnis maritim.
Sementara itu, Direktur Utama PT DAK, Daswir Syarif, menyatakan kerja sama ini membuka peluang baru untuk meningkatkan kemampuan operasional perusahaan melalui integrasi fasilitas galangan kapal dan optimalisasi sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak.
“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan yang lebih baik, memperkuat daya saing industri galangan kapal nasional, serta mendukung kemajuan sektor maritim Indonesia,” kata Daswir. (Gordon)
