Jumat, 5 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home WISATA KEPRI

Namanya Deshant Adhikari, Manusia Berekor di Punggung, Sempat Merasa Malu Disebut Mirip Monyet

kepri online
25 Juni 2022
di WISATA KEPRI
0
Namanya Deshant Adhikari, Manusia Berekor di Punggung, Sempat Merasa Malu Disebut Mirip Monyet

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Belum lama ini viral terkait kabar mengenai seorang remaja yang memiliki ekor di bagian punggungnya.

Remaja bernama Deshant Adhikari ini mengaku telah mempunyai ekor tersebut sejak Ia lahir. Berdasarkan penuturan pendeta lokal, sosok Deshant sebagai jelmaan dari dewa monyet, Hanoman.

Baca Juga

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
40
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
76

Dikutip dari Mirror, selama ini Deshant Adhikari merasa malu akibat dari ‘ekor’ yang Ia miliki.

Sempat mengalami rasa malu, namun kini usai menginjak usia remaja, rasa malu tersebut berubah menjadi rasa ingin membuktikan diri.

Kini, Deshant Adhikari, mengaku tak lagi sungkan memperlihatkan ekor yang dipunya di hadapan banyak orang.

Kisahnya mempunyai ekor bahkan sempat viral dan menjadi perbincangan hangat publik.

“Video diriku menjadi viral di TikTok dan banyak orang mengenalku sebagai ‘bocah berekor’. Aku merasa baik-baik saja,” ungkapnya.

Perlu diketahui, ekor Deshant terdiri dari untaian rambut yang mengras. Panjangnya sampai saat ini telah mencapai 70 cm.

Deshant mengaku tidak terganggu dengan keberadaan ekor tersebut. Saat dirinya masih kecil, orang tua Deshant membawanya ke berbagai rumah sakit di Nepal dengan tujuan untuk melakukan pengobatan.

Namun, usaha tersebut belum kunjung membuahkan hasil. Putus asa, mereka berkonsultasi kepada seorang pendeta lokal.

“Pendeta itu meminta mereka untuk tidak menyisir atau memotong ekornya.” ujar Puskar Nepal.

“Para pendeta bahkan menyebutkan bahwa bocah itu mungkin memiliki kekuatan gaib karena dia adalah reinkaranasi Hanoman, dewa monyet.”

“Mereka (Deshant dan orang tuanya) lantas membiarkan ekor itu tumbuh dan berhenti mencari pengobatan lain.” jelas Puskar.

Sekarang, Deshant telah berumur 16 tahun. Ekor itu telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya.

Kabarnya ekor tersebut akan sengaja dipelihara dan tidak akan dipotong dalam waktu dekat.

Kisah lain, bayi mungil diculik segerombolan monyet

Kejadian nahas dialami oleh seorang bayi yang mendadak diambil segerombolan monyet di rumah. Diketahui, bayi tersebut baru berusia satu bulan.

Sontak saja, ibu dari bayi tersebut merasakan rasa sedih yang tak terbendung. Dikutip dari BBC, peristiwa tersebut terjadi di Desa Mwamgongo di Kigoma, Tanzania.

Rupanya desa tersebut dekat dekat dengan Taman Nasional Gombe.

Sebelum insiden tersebut terjadi, diketahui, ibu bayi tersebut sedang menyusui sang anak di luar rumah.

Tak diduga, segerombolan monyet tiba-tiba masuk ke rumahnya, di saat yang sama monyet-monyet itu pun sampai membawa bayi yang baru berusia satu bulan tersebut.

Melihat kejadian itu, ibu dari bayi tersebut panik dan terkejut, si ibu lantas menjerit dan meminta pertolongan kepada tetangga yang berada di sekitarnya.

Mendengar suara jeritan dan pertolongan, tetangga pun langsung menghampiri si ibu.

Nahas, pertolongan tetangga rupanya sedikit terlambat, lantaran bayi tersebut sudah dibawa kabur oleh segerombolan monyet.

Kendati demikian, sejumlah tetangga itu berusaha merebut bayi itu, namun tak kunjung berhasil. Malah, si bayi justru mengalami luka di bagian kepala dan leher.

“Saat penduduk desa tiba, semuanya sudah terlambat karena bayi itu sudah berada dalam gendongan monyet.

Ketika warga mencoba mengambilnya kembali dengan paksa, bayi itu malah mengalami luka di kepala dan leher,” terang seorang sumber.

Dengan berbagai usaha, bayi itu pun berhasil kembali ke tangan si ibu.

Namun, sayangnya, nyawa dari bayi mungil itu tak tertolong dan dipastikan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. (SUMBER: TRIBUN-MEDAN.com).

 

Tags: Deshant AdhikariManusia Berekormanusia berekor dipunggungNamanya Deshant Adhikari
Sebelumnya

Pembukaan Kejuaraan Tenis Kapolda Kepri Cup Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke – 76 Tahun 2022

Berikutnya

Ronaldinho Tiba di Indonesia, Bos RANS Nusantara FC Langsung Menyambut

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri
KEPRI TANJUNGPINANG

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
40
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata
WISATA KEPRI

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
76
Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing
BATAM

Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing

23 September 2023
311

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pelabuhan Ahmad Batam Jadi Sorotan, GIAS Desak Bea Cukai Ungkap Dugaan Aktivitas Ilegal

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bupati Iskandarsyah Lantik Dirut Baru PT Pelabuhan Karimun, Targetkan Lompatan Kinerja BUMD

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • CFD Coastal Area Karimun Disulap Jadi Ikon Wisata Baru, UMKM dan Komunitas Diajak Berkembang

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Imigrasi Kepri Perkuat Kerja Sama Pengawasan Perbatasan dengan ICA Singapura

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • GIAS Soroti Dugaan Aktivitas Bongkar Muat Ilegal di Kawasan Galangan Kapal Batam, Minta Aparat Bertindak Tegas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Enam Nelayan Kepri Diamankan Polisi Maritim Malaysia, Diduga Langgar Batas Perairan Johor

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.