KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Aksi murid SDN Sidorejo, Kecamatan Deket, Lamongan, Jawa Timur menuai pujian warganet.
Para murid SDN Sidorejo melakukan patungan untuk membantu biaya pengobatan suami ibu guru mereka.
Mereka rela menyisihkan uang jajannya untuk membantu guru mereka. Para siswa tersebut, mengumpulkan uang untuk membantu suami dari ibu guru yang sedang sakit dan harus menjalani opname di salah satu rumah sakit.
Video aksi para murid SD ini pun menjadi viral di media sosial. Video berdurasi 56 detik itu, memperlihatkan seorang guru yang duduk di kursi tempatnya mengajar tiba-tiba didatangi 6 siswa perwakilan murid-muridnya.
Keenam siswi kelas 2 SD itu datang menghampiri gurunya dan tanpa banyak kata menyerahkan sejumlah uang receh, pecahan Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu yang mereka sisihkan dari uang jajan mereka.
“Ini buat ibu,” kata anak-anak dalam video tersebut.
Aksi lugu anak-anak perempuan sontak membuat sang ibu guru terhentak kaget bukan kepalang. Mereka terlibat dialog, siswa menyodorkan uang recehan dan gurunya menolak.
“Ini uang apa,” tanya sang guru.
“Untuk ngobatin,” jawab anak-anak.
Sang guru tetap kekeh menolaknya.
“Ngobatin siapa. Ndak usah, ndak usah, ini tadi uang siapa, ayo diambil, kalau sampeyan urunan-urunan nanti kalian tidak jajan,” kata guru tersebut yang belakangan diketahui bernama Nur Indah Kartika (26), mengajar di Sekolah Dasar Negeri atau SDN Sidorejo, Kecamatan Deket, Lamongan.
“Ndak papa, ndak papa. Sudah punya, sudah punya. Aku sudah punya,” sergah keenam siswi tersebut.
Indah pun menjelaskannya kalau suaminya sudah sembuh.
“Lho papae Vatin (suaminya, red) sudah sembuh, sudah pulang, rumah sakitnya sudah dibayar,” ungkap Indah.
Indah kembali mempertanyakan siapa yang mengajak patungan.
“Alisa, alisa,” ungkapnya.
Momen tersebut diabadikan oleh Nur Indah Kartika dengan memanfaatkan aplikasi media sosial yang ada di ponselnya.
“Kejadiannya itu, sebenarnya sekitar dua minggu yang lalu, dan baru saya unggah di tiktok itu minggu ini. Nggak tahunya viral dan banyak netizen yang berkomentar positif,” kata Nur Indah Kartika kepada wartawan, Senin (24/1/2022) kemarin.
Memang sehari sebelumnya ia sempat absen tidak mengajar, karena harus menjaga suami opname di rumah sakit.
“Lha ketika saya masuk, selesai mengajar itu tiba-tiba ada 6 siswi yang mewakili para siswa datang memberikan uang yang dikumpulkan dari uang jajan mereka,” ungkap Indah.
Indah menolak inisiatif tersebut, meski para siswa tetap kekeh menyerahkan uang tersebut.
Diakui, ia sengaja merekam dan memvideokan sebagai dokumentasi pribadi. Tanpa sengaja video sikap mulia anak-anak itu ditunjukkan kepada para orang tua siswa, mereka setuju dan mendukung agar video tersebut diunggah ke akun Tiktok saya.
Indah kemudian mengunggah video tersebut di akun medsosnya yang kemudian viral dan sempat menjadi bahan perbincangan warganet.
Padahal Indah tidak pernah memberitahu kepada para siswa perihal sakit yang dialami suaminya, hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit selama 3 hari.
“Saya kaget dan tidak menyangka, anak-anak begitu tulusnya. Padahal saya tidak pernah memberitahukannya kepada siswa, apalagi sampai meminta mereka untuk dapat membantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SDN Sidorejo, Mudjiati dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Mudjiati, apa yang dilakukan oleh anak didiknya tersebut murni inisiatif dari mereka untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan suami Indah.
“Nah kebetulan Bu Indah itu wali kelas II dan memang dekat dengan anak-anak,” katanya.
Selain faktor kedekatan dengan anak didik, Mudjiati juga menjelaskan, bila di lingkup SDN Sidorejo mengutamakan pendidikan karakter.
Pendidikan karakter itu yang membiasakan para siswa memiliki empati pada sesama, membantu meringankan beban sesama.
“Tanpa harus disuruh untuk memberi bantuan. Nah, kebetulan di SD Sidorejo itu memang mengutamakan pendidikan karakter,” tutur Mudjiati.
Mudjiati mengungkapkan, Indah baru sekitar 11 bulan mengajar di SDN Sidorejo.
Indah, menurut Mudjiati, belum berstatus sebagai PNS.
Sementara, Mudjiati juga tidak menyangka unggahan video berdurasi sekitar 56 detik di akun Tiktok itu viral dan menuai banyak komentar positif dari para netizen.
Ia bersyukur, sikap kepedulian mulai tumbuh dan tertanam pada diri siswa SD Sidorejo sejak dini. (SUMBER: Tribun-Lampung.co.id).






