KEPRIONLINE,CO,ID,SOSOK – Tuhan memberikan pilihan kepada anda dan saya saat kapan kita untuk berbohong atau berkata jujur tanpa harus memperdebatkanya kepada kita.
Agar akibat pilihan kita atas berbohong dan berkata jujur tersebut dapat dipertanggung jawabkan masing suatu saat.
Tuhan juga tidak akan mencari cari kesalahan kita atau datang untuk memuji kejujuran kita tersebut.
Namun Dia akan tetap memberi konsekwensi sebab akibat antara rejeki dan paceklik atas balasan sikap pembohongan dan kejujuran kita tersebut.
Namun walaupun kebebasan diberikan kepada kita, bukan berarti setiap orang dapat diwajarkan atas pilihan sikapnya.
Sebab kejujuran tanpa perhitungan atau kebohongan dengan perhitungan dapat merugikan orang lain.
Alam selalu berceritera tentang Dia agar kita dapat mengintropeksi diri dari alam dan kejadiannya.
Dari sana seharusnya kita dapat mengutip pesan tersirat dariNya agar dari pesan tersebut setiap orang mengacu pada landasan kebebaran walaupun harus menempuh jalan bohong.
Sebab “Berbohong belum tentu menipu tetapi menipu sudah pasti berbohong”.
Kepada anda yang memiliki kuasa untuk berbohong kami tidak selalu meminta kejujuranmu.
Tetapi berilah kesempatan kepada kami untuk mencari hidup layak dari kekuasaan yang anda miliki.
Jikapun engkau menganggab bahwa kami terlampau rewel dan tidak pernah merasa puas atas kinerjamu semua adalah akibat hukum sebab akibat dari cara anda berbohong dan melakukan kejujuran karena pamrih pamrih yang terselip didalamnya.
Jika kami menganggabmu mirip tikus mengerat bukan berarti kami lebih jujur dan tulus darimu.
Tetapi semua adalah akibat sikap dan repleksi hidup yang wajib dilakukan agar kita saling koreksi secara alami,
Tanpa dipengaruhi oleh level dan latar belakang kita masing masing. Salam Susanto siregar






