Kamis, 9 Juli 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home BATAM

Langkah Annisa: Dari SMPN 28 Batam ke Tiongkok, Dari Kisah ke Inspirasi

Redaksi
27 November 2025
di BATAM
0
Langkah Annisa: Dari SMPN 28 Batam ke Tiongkok, Dari Kisah ke Inspirasi

Annisa Aginta S.Pd, guru berprestasi. ( Foto Istimewa ).

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

Keprioline.co.id, Batam – Rabu siang (26/11/2025), di sebuah ruang kelas yang riuh oleh 40 pasang mata dan semangat remaja, seorang guru muda merapikan buku, menutup laptop, dan menarik napas kecil yang terasa seperti jeda sebelum sebuah langkah besar. Annisa Aginta S.Pd, sambil tersenyum sederhana yang selalu menjadi ciri khasnya, menengok jam digital di gadget pukul 13.00 WIB. Waktu untuk berpamitan sejenak.

Ia berjalan menuju ruang PJs Kepala Sekolah SMPN 28 Batam, Hartati, untuk meminta izin menghadiri undangan wawancara dan penerimaan piagam penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam. Ada sedikit debar di dadanya, bukan karena undangan itu, tapi karena kisah yang akan ia bagikan kepada para wartawan adalah kisah perjalanan yang mengubah cara ia memandang dunia pendidikan.

Baca Juga

BKD Kepri Hadirkan Online Assessment Center, 1.720 ASN Telah Ikuti Penilaian Kompetensi Secara Digital

Tokoh Masyarakat Desak Panitia Bertanggung Jawab atas Gagalnya Kontingen Pesparawi Kepri ke Manokwari

6 Juli 2026
21
BKD Kepri Hadirkan Online Assessment Center, 1.720 ASN Telah Ikuti Penilaian Kompetensi Secara Digital

Legalitas Arena Permainan di Lion Square 91 Batam Disorot, Pengelola Diminta Beri Penjelasan

6 Juli 2026
11

Di kantor PWI Batam, Annisa disambut hangat oleh Ketua PWI Batam M.A. Khafi Anshary, Bendahara Romi Chandra, Ketua Seksi Pendidikan Kamal, pengurus SIWO PWI Pusat Deni Risman, dan Sekretaris IKWI Kepri Baiq T.A. Hudayani. Mereka sedang berbincang dengan Thanayah Anastashya Az’Zikri, siswi MI I Batam peraih medali perak Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Nasional.

“Undangan ini bukan sekadar seremoni,” ujar Khafi. “Kami ingin mendengar cerita di balik prestasi guru maupun murid agar bisa menginspirasi yang lain.”

Annisa tersenyum. Ia tahu, di balik perjalanan ke Yunnan beberapa waktu lalu, ada lebih banyak dari sekadar materi seminar atau paspor yang dicap imigrasi. Ada proses bertahun-tahun yang perlahan mengasah kesiapannya.

Khafi mempersilakannya memulai: “Ceritakan dari awal, Bu Guru. Dari bagaimana koper itu Anda siapkan, hingga gagasan apa yang Anda bawa pulang dari Tiongkok.”

Annisa pun membuka kisahnya. Pada 13 Oktober 2025, ia tiba di Kunming, sebagai satu-satunya guru dari Batam yang terpilih mengikuti Seminar on School Principals / Teachers for ASEAN Countries. Program prestisius ini diselenggarakan oleh Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri (KTLN) dan pemerintah Tiongkok melalui Yunnan Normal University.

Hanya 11 peserta dari Indonesia yang lolos, berdampingan dengan pendidik Laos, Myanmar, dan Thailand. Untuk bisa sampai di sana, Annisa harus menempuh seleksi yang penuh tantangan, termasuk meyakinkan sponsor untuk memberikan pendanaan penuh.

“Alhamdulillah, tiket dari Jakarta–Tiongkok disediakan Kementerian Perdagangan Republik Tiongkok. Tiket Batam–Jakarta PP saya beli sendiri. Tidak apa-apa demi kesempatan besar,” katanya sambil tersenyum kecil.

Dari 14 hingga 27 Oktober 2025, Annisa belajar, mengamati, dan menyerap cara pandang baru. Di Yunnan Normal University, ia mendalami manajemen sekolah, melihatbdari dekat kualitas pembelajaran, hingga berbagai model inovasi pelatihan guru.

Namun, justru budaya yang merajut pengalaman itu menjadi utuh. Tai Chi di pagi hari, upacara minum teh yang mengajarkan keteduhan, seni menggunting kertas yang menguji kesabaran, semuanya menyentuh satu titik kesadaran bahwa kecerdasan tidak hanya diasah dengan buku dan angka, tapi juga dengan laku hidup dan ketertiban hati.

Kunjungan ke sekolah dasar dan menengah di Yunnan membawanya pada pemahaman baru bahwa pendidikan yang kuat adalah pendidikan yang menanamkan adab dan disiplin sejak dini. Sementara di Jinan, Shandong, ia menyaksikan bagaimana teknologi informasi dipadukan dengan seluruh aspek kampus, dari ruang kelas cerdas hingga integrasi industri dan pendidikan.

“Di sekolah-sekolah Tiongkok, adab murid itu nyata, tertanam. Selain ilmu pengetahuan, mereka fokus pada kebiasaan baik dan olahraga,” ujar Annisa, yang sebelumnya pernah menerima LPDP Microcredential Numeracy Monash University 2024.

Dalam forum pendidikan Tiongkok–ASEAN, Annisa ikut berbagi praktik baik tentang pembelajaran abad ke-21. Di sana, ia membaca dengan jelas bahwa seorang guru adalah jembatan bagi masa depan sebuah bangsa.

“Melihat bagaimana mereka membangun pendidikan berbasis riset membuat saya yakin kita bisa berubah. Asal mau belajar, berbenah, dan tidak berhenti mencoba,” ujarnya.

Sekalung Budi untuk Dua Kepala Sekolah

Ketika kisah itu berakhir, di depan pintu sebelum berpamitan, suara Annisa mulai bergetar saat ia menyebut dua sosok yang baginya amat berarti.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bu Kristi (Boedi Kristijorini) dan Bu Hartati,” ujarnya lirih.

Sejak pendaftaran hingga seleksi, Kristi tak pernah berhenti mendorongnya. Namun ketika izin keberangkatan hampir terganjal, Kristi turun tangan, menghubungi pihak dinas agar Annisa bisa berangkat.

“Saya ingat betul, Bu Kristi yang menjelaskan agar saya diberi izin,” katanya, menahan haru.

Tapi takdir berkata lain. Kristi tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah saat hari keberangkatan tiba. Ia tersandung polemik perpisahan siswa di hotel berbintang, sebuah kontroversi yang bergulir dan menenggelamkannya.

Meski berbagai bantahan telah disampaikan, kabar yang terlanjur viral memaksa Kristi mundur dari panggung kepemimpinan sekolah. Namun bagi Annisa, dukungan sang mantan kepala sekolah itu tetap terpatri, menjadi bagian dari kisah perjalanannya menuju Yunnan.

Dari dua pemimpin perempuan itulah Annisa belajar bahwa pendidikan tidak hanya hidup di ruang kelas. Ia hidup dalam dorongan, dalam teladan, dan dalam keberanian membiarkan guru muda melangkah lebih jauh dari bayangannya.

Kini, Annisa kembali ke mengajar dengan langkah yang lebih tenang, tapi lebih tegak. Ia tak membawa oleh-oleh atau barang mewah dari Tiongkok, hanya ide, keberanian, mimpi yang tumbuh sedikit lebih besar, dan sebuah diary bersampul merah dan pena untuk PWI Batam.

Karena bagi seorang guru, perjalanan tidak berhenti di piagam penghargaan.
Ia berlanjut setiap hari, setiap jam.Dan bagi Annisa, perjalanan itu baru saja dimulai. ( Oky ).

Sebelumnya

Seorang Pria Ditemukan Tergantung dalam Rumah

Berikutnya

Warga Batam Bentuk Bantuan Peduli Tapanuli

Berita Terkait

BKD Kepri Hadirkan Online Assessment Center, 1.720 ASN Telah Ikuti Penilaian Kompetensi Secara Digital
BATAM

Tokoh Masyarakat Desak Panitia Bertanggung Jawab atas Gagalnya Kontingen Pesparawi Kepri ke Manokwari

6 Juli 2026
21
BKD Kepri Hadirkan Online Assessment Center, 1.720 ASN Telah Ikuti Penilaian Kompetensi Secara Digital
BATAM

Legalitas Arena Permainan di Lion Square 91 Batam Disorot, Pengelola Diminta Beri Penjelasan

6 Juli 2026
11
Aset Yayasan Isenabasa Barelang Diduga Beralih, Tim Peduli Isenabasa Dibentuk untuk Mengusut Dugaan Pengalihan Lahan
BATAM

Aset Yayasan Isenabasa Barelang Diduga Beralih, Tim Peduli Isenabasa Dibentuk untuk Mengusut Dugaan Pengalihan Lahan

5 Juli 2026
16

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dua Oknum Diduga PNS Bintan Mesum di Pantai Trikora Dipanggil Hari Ini, Ternyata Pegawai Honorer

    Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tokoh Masyarakat Desak Panitia Bertanggung Jawab atas Gagalnya Kontingen Pesparawi Kepri ke Manokwari

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jaksa Agung Instruksikan Seluruh Kejati dan Kejari Bersinergi dengan SMSI Dukung Program Jaga Desa

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua GAMKI Batam Sambut Kehadiran POLTEVARA, Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Industri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sengketa Lahan di Karimun, Iskandar Tio: “Saya Difitnah”, Nama Baik Saya Dicemarkan Oleh Nia Wulandari Bagus Selaku Direktur Utama

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset Yayasan Isenabasa Barelang Diduga Beralih, Tim Peduli Isenabasa Dibentuk untuk Mengusut Dugaan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kapolres Karimun Pimpin Sertijab Enam Jabatan Strategis

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemprov Kepri Kucurkan Rp2,9 Miliar untuk Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dewi Kumalasari Buka Bazar dan Expo MTQ XII Kepri 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polemik Kualitas Udara Debu Blasting PT Saipem, Warga Kampung Ambat Jaya Desa Pangke : Pertanyakan Acuan PT SI

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.