Keprionline.co.id, Kepri – Dinamika menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepulauan Riau mulai menghangat. Dukungan dari berbagai elemen muncul, salah satunya datang dari organisasi kepemudaan Anak Muda Indonesia (AMI) yang secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Rocky Marciano Bawole untuk kembali memimpin PKB Kepri periode 2026–2031, pada Muswil yang akan direncanakan pada bulan November 2025.
Ketua AMI Kepri, Fajrison SE, yang juga dikenal sebagai mantan Presiden Mahasiswa Ibnu Sina, menegaskan bahwa Rocky bukan hanya figur pemimpin, tetapi sosok politikus yang memiliki karakter kuat, konsisten, dan mampu membangun komunikasi lintas generasi.
“Rocky Marciano Bawole adalah politikus terbaik yang pernah saya kenal. Kepemimpinan beliau berpengaruh besar bagi akselerasi politik anak muda di Kepri,” ujar Fajrison.
Dukungan AMI semakin kuat karena organisasi ini memiliki hubungan struktural dengan tokoh nasional, Abdul Muhaimin Iskandar, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat AMI. Keterlibatan Cak Imin dalam tubuh organisasi memberi legitimasi dan bobot tersendiri atas sikap politik AMI di tingkat daerah.
Sebagai Ketua PKB Kepri sekaligus Wakil Bupati Karimun, Rocky dinilai berhasil menguatkan pondasi politik PKB dalam beberapa tahun terakhir. Kemampuannya menjaga stabilitas, membangun jaringan, serta merangkul para pemuda dianggap menjadi modal besar bagi keberlanjutan PKB di Kepri pada periode mendatang.
Menurut Fajrison, suara anak muda harus mendapat ruang strategis dalam proses regenerasi partai. Karena itu, AMI menginginkan PKB Kepri terus dipimpin figur yang terbukti mampu menempatkan kaum muda sebagai bagian dari ekosistem pengambilan keputusan.
“AMI mendukung penuh. Kami meyakini Rocky Marciano Bawole adalah sosok yang tidak hanya siap memimpin, tetapi mampu membawa PKB Kepri ke level yang lebih progresif,” tegasnya.
Dengan semakin terbentuknya barisan dukungan dari organisasi kepemudaan, Muswil PKB Kepri diprediksi akan menjadi ajang kontestasi penting yang menentukan arah politik partai di wilayah kepulauan ini untuk lima tahun mendatang. ( Oky )






