Keprionline.co.id, KARIMUN – Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 membawa kebahagiaan bagi Irwan (56), seorang nelayan asal Bukit Senang, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. PT TIMAH (Persero) Tbk bersama Polres Karimun menyerahkan bantuan rumah layak huni hasil renovasi kepada Irwan dan keluarganya.
Selama hampir dua tahun, Irwan tidak dapat menempati rumah warisan orang tuanya karena kondisinya rusak berat. Tiang-tiang rumah telah lapuk dimakan rayap, atap ambruk, serta pintu dan jendela tidak lagi berfungsi sehingga rumah tersebut dinilai tidak layak huni.
Demi keselamatan keluarga, Irwan memilih tinggal bersama anaknya sambil menunggu adanya bantuan untuk memperbaiki rumah tersebut.
“Selama hampir dua tahun kami tidak bisa menempati rumah ini karena atapnya sudah ambruk. Sekarang kami akhirnya bisa kembali tinggal di rumah sendiri dengan nyaman dan aman,” ujar Irwan.
Ia mengungkapkan usulan bantuan renovasi rumah telah diajukan sekitar dua tahun lalu. Karena keterbatasan ekonomi sebagai nelayan yang penghasilannya bergantung pada hasil tangkapan, dirinya tidak mampu memperbaiki rumah tersebut secara mandiri.
“Saya tidak pernah menyangka rumah ini akhirnya direnovasi. Penghasilan sebagai nelayan kadang cukup, kadang tidak. Karena itu kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” katanya.
Melalui program renovasi rumah layak huni yang dilaksanakan PT TIMAH bersama Polres Karimun, rumah Irwan kini telah dibangun kembali. Atap diganti, dinding diperbaiki, pintu dan jendela dipasang baru, serta struktur rumah yang sebelumnya semi permanen diperkuat menjadi bangunan permanen yang lebih aman dan nyaman.
Irwan pun menyampaikan rasa terima kasih kepada PT TIMAH dan Polres Karimun atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PT TIMAH dan Kapolres Karimun yang telah membantu merenovasi rumah kami. Kini rumah kami sudah nyaman dan aman untuk ditempati. Semoga ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga kami,” tuturnya. (Gordon)
