Keprionline.co.id, KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah, mendorong para atlet muda sepak takraw di Kabupaten Karimun untuk memiliki mimpi besar dan terus berjuang agar mampu bersaing hingga tingkat nasional. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season II Tahun 2026 di Tanjung Balai Karimun, Jumat (5/6/2026) malam.
Dalam sambutannya, Iskandarsyah menegaskan bahwa kompetisi olahraga yang digelar secara rutin dan berkesinambungan merupakan fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi. Menurutnya, liga sepak takraw tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga sarana pembinaan, pengembangan bakat, serta pembentukan karakter generasi muda.
“Olahraga bukan sekadar soal menang atau kalah. Melalui kompetisi seperti ini, kita membangun disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat juang. Dari lapangan-lapangan inilah akan lahir atlet yang mampu membawa nama Karimun ke level yang lebih tinggi,” ujar Iskandarsyah.
Liga yang digagas oleh Komunitas Sepak Takraw Kopi Star tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam mendukung pembinaan olahraga daerah. Sebanyak 16 regu ambil bagian dalam kompetisi yang mempertemukan atlet junior dan senior dari berbagai wilayah di Karimun, seperti Baran, Tebing, Pongkar, Pelambung, Teluk Air, Bukit Senang, dan sejumlah daerah lainnya.
Ketua Panitia, Santono, mengatakan bahwa penyelenggaraan liga merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga eksistensi sekaligus meningkatkan kualitas olahraga sepak takraw di Kabupaten Karimun.
“Kami berharap liga ini menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan sekaligus mempererat silaturahmi antar-atlet dan masyarakat pecinta sepak takraw,” kata Santono.
Bupati Iskandarsyah menilai potensi atlet sepak takraw di Karimun sangat besar dan perlu terus diasah melalui kompetisi yang kompetitif dan berkualitas. Karena itu, ia berharap Liga Sepak Takraw Silaturahmi dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menarik partisipasi tim dari luar daerah.
Lebih jauh, Iskandarsyah memiliki harapan besar agar turnamen tersebut dapat berkembang menjadi ajang olahraga kawasan perbatasan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah hingga negara tetangga. Menurutnya, posisi strategis Karimun menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Karimun memiliki posisi yang sangat strategis. Saya berharap ke depan turnamen ini berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar, menjadi kebanggaan daerah, sekaligus melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Liga Sepak Takraw Silaturahmi Season II Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap semangat sportivitas, persaudaraan, dan budaya hidup sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi atlet baru yang dapat mengharumkan nama Karimun melalui berbagai prestasi olahraga di masa mendatang. (Oky)






