Keprionline.co.id, BATAM – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepulauan Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026 di Pacific Palace Hotel Batam, proses penjaringan calon ketua mulai menjadi perhatian berbagai kalangan. Musda yang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja INTI Kepri ke depan.
Kabid Humas INTI Kepri, Jimmy Huang, mengatakan Musda bukan sekadar agenda pemilihan ketua, tetapi juga sarana konsolidasi organisasi dalam merumuskan kebijakan strategis yang akan dijalankan pada periode mendatang.
Menurutnya, selama ini INTI Kepri telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, figur yang akan memimpin organisasi ke depan harus memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat peran sosial organisasi.
“Yang dibutuhkan INTI Kepri ke depan adalah figur yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi, menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan, serta menghadirkan inovasi dan gagasan baru demi memperkuat kontribusi INTI bagi masyarakat Kepulauan Riau. Siapa pun yang nantinya terpilih harus lahir melalui proses yang sehat dan mendapatkan legitimasi penuh dari anggota,” ujar Jimmy, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Tony Yohanes bersama Ketua Steering Committee (SC) Febri Jaya, SH, MH, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda V tetap mengacu pada mekanisme organisasi yang berlaku. Hanya calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan tahapan yang telah ditetapkan yang dapat mengikuti proses pemilihan.
Di sisi lain, Sekretaris INTI Kepri yang juga Ketua Tim Penjaringan, Nurhayati, mengajak seluruh keluarga besar INTI Kepri menjaga suasana harmonis dan kondusif menjelang pelaksanaan Musda.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam menentukan pemimpin merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat selama tetap dilandasi semangat persaudaraan, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan organisasi.
“Musda harus menjadi momentum konsolidasi organisasi, bukan sekadar kontestasi. Semangat yang harus dikedepankan adalah persaudaraan, kebersamaan, dan komitmen untuk membesarkan INTI Kepri. Kepentingan organisasi harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegas Nurhayati.
Pelaksanaan Musda tahun ini juga menjadi refleksi atas berbagai capaian organisasi selama beberapa tahun terakhir. INTI Kepri dikenal aktif menjalankan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu program yang mendapat apresiasi luas adalah kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di Batam dan Karimun. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Lantamal IV, Lanal Tanjung Balai Karimun, Batam International Charity, tim medis Lentera Mata Indah, serta Perdami.
Melalui program tersebut, ratusan warga, termasuk masyarakat dari pulau-pulau terpencil, memperoleh layanan kesehatan mata secara gratis sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik.
Selain itu, INTI Kepri juga melaksanakan program bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Program yang digelar di Batam pada Desember 2024 dan dilanjutkan pada tahap kedua bersama tenaga medis Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang itu menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
Tak hanya bergerak di sektor kesehatan, INTI Kepri juga rutin melaksanakan kegiatan bedah rumah, pembagian sembako, serta berbagai aksi kemanusiaan lainnya yang dilakukan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Ketua INTI Kepri periode berjalan, Piter Tanjaya, menilai Musda V Tahun 2026 merupakan momentum penting untuk melahirkan generasi kepemimpinan baru yang siap melanjutkan estafet pengabdian organisasi.
Menurutnya, pemimpin baru nantinya diharapkan mampu membawa energi, gagasan, dan inovasi baru guna memperkuat peran INTI Kepri dalam bidang sosial, kemanusiaan, pendidikan, serta pembangunan masyarakat.
“Musda ini menjadi ruang bagi lahirnya generasi kepemimpinan baru yang siap melanjutkan pengabdian organisasi. Dengan proses yang demokratis dan penuh kebersamaan, Musda diharapkan menjadi tonggak penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat soliditas organisasi demi pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat Kepulauan Riau,” ujarnya.
Piter juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan seluruh anggota yang telah berkontribusi membesarkan organisasi. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada jajaran INTI Pusat, yakni Ketua Pembina Teddy Sugianto, Ketua Umum Indra Wahidin, dan Sekretaris Jenderal Hardy Stevanus, atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap berbagai program sosial INTI di Kepulauan Riau.
Dengan semangat kebersamaan dan demokrasi organisasi, Musda V INTI Kepri diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau. (Oky)






