Keprionline.co.id , Batam – Haji Raja Bakhtiar salah satu pendiri Blood Therapy And Smart Detok Batam mengatakan , ” Banyak orang di zaman modern sibuk bekerja dan ketika diajak hidup sehat selalu beralasan, bahwa tidak ada uang dan waktu. Tetapi saat mereka sakit, semua hasil kerja kerasnya habis untuk membeli kesehatannya kembali atau berobat .Inilah salah satu Visi dan Misi Blood Therapy And Smart Detok yaitu mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan bebas dari segala bentuk penyakit . Kalau kita bertanya Prioritas keberapakah kesehatan dalam hidup anda ? , Dan yakinkah anda sehat saat ini ? . Perlu saya jelaskan ada beberapa faktor penyebab penumpukan toksin , Malas Olahraga , Rokok dan Alkohol , Pengawet, perasa dan pewarna buatan, Pestisida, hormon suntikan dan logam berat , Pola makan/nutrisi tak seimbang , Polusi air dan udara.
Jika toksin kita kita sudah menumpuk akan berakibat buruk bagi tubuh kita dan gejala yang ditimbulkan seperti kegemukan , Jantung / strok , Diabetes , Colestrol , Asam urat , Kanker usus , Kanker paru-paru , Kanker kulit , Gagal ginjal , Pengentalan darah dan kalau ini sudah menyerang tubuh kita solusi yang akan kita lakukan adalah , Minum obat , Sedot lemak , Terapi mesin , Rumah Sakit dan semuanya itu tentunya dengan biaya yang Mahal .
Tetapi dengan hadirnya Blood Therapy And Smart Detok kita bisa memberikan solusi terbaik untuk kesehatan Anda adalah Detoksifikasi. “Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh” dan manfaat Detoksifikasi Membersihkan racun disemua organ tubuh , Membantu penyembuhan berbagai penyakit , Membakar lemak dan berat badan jadi ideal , Meningkatkan stamina dan imunitas , Meningkatkan performa sex dan kesuburan , Regenerasi sel tubuh , Membuat awet muda.
Jadi kami mengundang seluruh lapisan masyarakat Kepri untuk datang mengunjungi Clinik Blood Therapy di Ruko The Summer depan gedung Lembaga Adat Melayu Batam centre samping SPA Royal Garden. Kami juga menawarkan program Smart Detok. Yang merupakan detoks modern 20 hari yang telah disesuaikan dengan gaya hidup dan pola makan masa kini dengan pola 232 , kata Raja Bakhtiar kepada Keprionline.co.id , beberapa waktu yang lalu . ( red / KO – jds ) .





