Keprionline.co.id, Batam ~Hasil penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa nama rumah sakit dan klinik diduga terindikasi memakai vaksin palsu ini.Tercatat ada 37 rumah sakit dan klinik disebut memakai vaksin ini.Vaksin palsu ini rata-rata diperoleh mereka dari sales obat.
Untuk wilayah Batam ada satu apotik dan klinik yang diduga terlibat penjualan vaksi. Palsu yaitu Klinik BMC Batam dan Apotek KF Batam.
Sampai berita ini di turunkan pihak klinik BMC dan Apotek KF Batam belum bisa diminta keteranganya. ( red \ MD ).





