KEPRIONLINE CO.ID KARIMUN-, Pjs Desa Tanjung Pelanduk Hamdan merasa Kesal terkait pemberitaan di Salah satu Media lokal yang mengatakan Pemerintah Desa Tanjung Pelanduk Tutup mata terkait kerusakan Pelabuhan Pelantar.
Media berperan demi Kemajuan desa namun karna adanya pemberitaan yang menyudutkan, kita merasa kesal atas pemberitaannya dengan menyebutkan Pemerintah Desa Tutup mata alias tidak memperhatikan pembangunan di Desa Tanjung Pelanduk dan menyebut pembangunan Lapangan bola Takraw disebut proyek siluman melalui nara sumber salah seorang warga Tanjung Pelanduk. Tegasnya kepada keprionline, Rabu (05/05/2021)
Sementara dalam Musrenbang Kecamatan Moro Tahun 2020 sudah diutarakan tetapi mengingat Masa Covid 19 sekarang takkan mungkin dana Desa dialokasikan ke sana, ucapnya
Fokus kita adalah penanggulangan Covid dulu , kemudian itu bukanlah biaya Kecil dan mengenai lapangan bola Takraw itu belum dihibahkan dan dana silpa juga sama sekali belum ada dialokasikan kesana, jadi kalau ingin lebih tahu tentang informasi carilah informasi yang betul betul akurat karna pemberitaan tersebut sangat merugikan kami
Hal senada diungkapkan salah seorang anggota BPD Desa Tanjung, Pendi mengatakan pembangunan pelabuhan pelantar, lapangan bola Takraw itu sudah diutarakan saat Musrenbang tahun yang lalu untuk tahun2021 ,maka berita itu tidaklah benar.
“Kami berharap kedepannya kalau ada pemberitaan carilah narasumber yang benar benar dapat dipertanggungjawabkan jangan sampai nanti jadi Hoak yang merugikan orang lain tutur Pendi. (Sonip)






