KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL- Anggota DPRD Gerindra di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Khadaffi akhirnya menikahi seorang wanita inisial AR yang diduga telah ia hamili. AR yang mengaku dihamili Khadaffi sebelumnya telah melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto.
Pernikahan Khadaffi dengan AR ini berlangsung pada Sabtu (17/4) lalu. Imam Desa Pallantikang, Jeneponto, M Sagir yang menikahkan keduanya.
“Sudah saya nikahkan kemarin tanggal 17 April menjelang maghrib. Perempuan ini menikah dengan anggota DPRD itu, Khadaffi,” kata M Sagir saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (19/4/2021).
“Ini sah kok, ini nikah resmi keduanya. baik secara agama dan hukum, sah semuanya,” ucap dia.Sagir mengungkapkan, pernikahan keduanya sah secara hukum dan agama. Selain administrasi pernikahan dilengkapi, saksi dari kedua mempelai juga hadir.
Saat pernikahan, AR mengenakan baju bodo khas daerah Bugis.
“Yang saya tahu kita hanya menikahkan. Mas kawin satu petak tanah kering dan uang belanja perkawinan Rp 30 juta katanya, karena saya tidak lihat itu (uang),” tuturnya.Sementara itu, Khadaffi menikahi AR dengan mas kawin berupa sepetak tanah dan uang tunai Rp 30 juta.
Sebelumnya diberitakan, Seorang legislator di DPRD Jeneponto, Sulawesi Selatan, diadukan ke Badan Kehormatan (BK) Dewan oleh seorang perempuan. Pelapor mengaku dihamili oleh legislator dari Fraksi Gerindra itu.
“Iya betul, ada aduan masuk. Kalau saya baca itu si perempuan ini yang memasukkan surat,” kata Wakil Ketua Badan kehormatan DPRD Jeneponto Awaluddin Sinring saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/4).
Awaluddin menyebut menerima surat itu sejak tiga hari lalu. BK DPRD Jeneponto akan mengklarifikasi aduan itu.
“Sementara BK mau rapat untuk klarifikasi semua antara pengadu dan teradu. Iya benar dari Gerindra. Isi suratnya minta tanggung jawab karena ada indikasi dia hamil katanya sama yang teradu,” terangnya.
“Saya sudah follow-up panggil ke DPD, sudah luncurkan surat untuk klarifikasi. Kita tidak langsung menuduh orang kan. Nanti dua sisi yang melapor dan terlapor, karena menyangkut harkat orang juga baik dari perempuannya atau dari anggota DPRD nya karena ada jabatan yang melekat,” ucapnya saat itu.Sementara itu, Sekretaris Gerindra Sulsel Darmawangsa Muin mengaku telah mendapatkan informasi pelaporan itu. Pihaknya telah berkirim surat ke terlapor untuk datang ke DPD Gerindra Sulsel. (Sumber Detiknews)






