KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL- Medis sosial dihebohkan denga beredarnya video sekelompok orang mengimandangkan azan mengajak jihad, aksi tersebut dilakukan sambil membawa pedang hingga celurit.
Video tersebut beredar luas di media sosial, salah satunya digunakan oleh oleh akun instagram @energisolo, “Azan sambil membawa celurit” tulis akun yang dikutip media suara.com.
Dalam video tersebut tampak seorang muazin sedang mengumandangkan azan sambil membawa pedang, dibelakangnya diikuti sejumlah orang yang turut membawa benda tajam lainnya seperti parang hingga celurit.
saat mengumandangkan azan, sang muazin mengubah redaksi azan menjadi “hayya ala jihad” atau ajakan untuk melakukan jihad, usai azan itu selesai dikumandangkan, para jemaah yang dibelakang berteriak takbir sambil mengangkat senjata yang mereka bawa.
video tersebut viral dimedia sosial dan menjadi sorotan publik. banyak warganet yang mengecam aksi tersebut. “sekte apa lagi ini” kata @gus-danang11.
seruan jihad melalui azan muncul jelang Habib Riziq Shihab diperiksa polisi selasa, (01\12\2020), Rizieq akan diperiksa terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acra pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab.
video azan hayya alal jihad yang dilakukan oleh pendukung imam besar FPI Habib Rizieq Shihab beredar luas dimedia sosial , meraka juga mengklaim ” hayya alal jihad” ini terdegar diberbagai kota
ketua PBNU Robikin Emhas meminta agar seluruh pihak tidak terpengaruh hasutan tersebut, Robikin menjelaskan jihad dalam negara merdeka seperti Indonesia bisa dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap kompeten bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional.
maksudya ialah mewujudkan perdamaian dunia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memakmurkan ekonomi warga serta menciptakan tata kehidupan yang adil dan beradap.
” jangan terpengaruh denga hasutan, apalagi terprovokasi, agama jels melarang keterpecah-belahan dan menyuruh kita bersatu dan mewujudkan perdamain ditengah kehidupan masyarakat” tuturnya
Hal tersebut juga diungkap oleh ketua majelis ulama indonesia KH Cholil ajakan jihad tak sesuai denga ajaran nabi muhammad
Nabi muhammad tak pernah mengubah redaksi azan meskipun dalam situasi perang sekalipun, tak ada redaksi azan yang diubah oleh nabi.
“Redaksi azan tidak boleh diubah menjadi ajakan jihad, karna itu ibadah yang sifatnya tauqifi atau langsung dari syarat” kata Cholil dikitip dari facebook pribadinya. ( sumber suara.com)






