KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Apa pun terobosan BP Batam saat ini, menyangkut perijinan tidak ada gunanya bila klik pimpinan masih belum di hapuskan dari BP Batam. Karna Klik pimpinan ini lah yang mengganjal segala proses perijinan selama ini. Apa arti clear and clean itu?, Kalau toh ujung-ujungnya klik pimpinan, berarti kan gak ada guna terobosan perjinan itu, ungkap Ketua Umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo).
Tohom menilai saat ini tupoksi wakil kepala, deputi dan direktur sudah tidak ada arahnya lagi. Akibat saktinya klik pimpinan.Masyarakat bawah pun terhimbas klik pimpinan, sejumlah pejabat BP Batam akhir-akhir ini sangat sulit untuk di temui masyarakat, berbagai alasan pun di terima masyarakat dari para penjaga pintu kantor pejabat BP Batam.
“Maaf pak, pak direktur lagi rapat. Atau maaf pak , pak deputi lagi keluar.” Ungkap pegawai Ditpam BP Batam.
Selain itu Tohom menilai apa yang disampaikan pihak BP batam ke masyarakat terkait terobosan baru proses perijinan yaitu Online Sistem Submission (OSS), dimana segala proses perijinan cukup di tingkat direktur saja. Semakin baik untuk menarik investasi. Padahal masyarakat menilai pihak BP Batam sudah marsamburetan (sudah tidak ada arah lagi) untuk menarik investasi. Meski di sebut miskin ide untuk peningkatan investasi, kini BP Batam mengeluarkan lagi maklumat pencitraan terbaru terkait lahan”. jelasnya
Informasi terbaru yang saya dapati, pihak BP Batam mengatakan lahan terbatas, kemudian lahan yang sesuai perencanaan lah yang dianggap clear and clean.
Namun di maklumat lagi, sepanjang 1 tahun 6 bulan kepemimpinan Kepala BP Batam HM.Rudi memang ada sejumlah pengalokasian lahan. Namun hingga kini belum juga menunjukan fisik lahan-lahan tersebut.
Artinya, sistim klik pimpinan ini adalah sistim terburuk selama berdirinya BP Batam, sejumlah kalangan masyarakat menolak keras klik pimpinan buatan kepala BP Batam.
Tohom berharap dari Kemenko Perekonomian serta Kemenko Maritim dan investasi turun melihat keadaan di BP Batam yang sudah seperti dibuat Kepala BP Batam seperti perusahaannya sendiri.
Beginilah kalau dua lembaga dipimpin satu orang. Dalam hal ini Pemerintah pusat harus jeli dan memahami tidak perlu BP Batam dipimpin oleh seorang dari ranah politik, akhirnya terjadilah seperti sekarang ini, kebijakan klik pimpinanlah yang terjadi saat ini dan dianggap BP Batam seperti perusahaannya sendiri. Tegasnya lagi
“Saya berharap BP Batam harusnya dipimpin oleh seorang yg profesional, berpendidikan tinggi serta memiliki sepak terjang yg luas di level nasional maupun internasional”. Katanya
Mudah-mudahan ini dapat di dengar dan dilihat oleh Pemerintah pusat sehingga ada perubahan besar di BP Batam, Harapan kita semoga Batam cepat maju dengan masuknya investor di kota tercinta ini. Beber Tohom.
Kantor Bekerja Kepala BP Batam Sangat Sterilisasi
Selain itu juga, BP Batam sepertinya tidak seperti dulu lagi, seperti Lantai 8 kantor BP Batam kini tertutup untuk kalangan masyarakat umum, sejak dipimpin kepala HM. Rudi. Padahal dulunya lantai 8 di BP Batam ini sering di kunjungi kalangan masyarakat untuk bertemu kepala BP Batam, berbagai urusan menyangkut ijin dan urusan sosial. Kini lantai 8 di BP Batam, sepertinya hanya untuk kalangan tertentu saja dan kalangan khusus yang bisa bertamu kepala BP Batam.
“Maaf pak, gak bisa ke lantai 8. Kalau mau ke lantai 8 harus mendapat ijin dari lantai 2.” Ujar petugas Ditpam”.
Entah strategi apa yang ada di benak kepala BP Batam, sehingga kantor tempatnya bekerja selalu di desaign sedemikian rupa, mulai dari kantor pemko Batam di lantai 5, sampai kantor BP Batam di Lantai 8, di buat seperti strelisasi bagi kalangan masyarakat. (Oki)

