Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Satlantas Polresta Tanjungpinang meminta kepada PDAM Tirta Kepri untuk memasang lampu peringatan, di lubang bekas galian pipa Jalan DI. Panjaitan, kilometer 6.
Hal ini dilakukan, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu-lintas. Apalagi, sudah ada dua pengendara motor yang menjadi korban, usai melewati asap turun berbentuk lobang tersebut.
“Kita sudah minta PDAM untuk memasang lampu semacam lampu hazard, agar mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri, Senin (24/6/2024).
Ia membenarkan, lobang yang berada di bekas galian pipa PDAM itu sudah memakan korban jiwa. Pengendara motor berinisial DF (22) tewas usai melewati lubang itu.
“Sudah ada korban yang meninggal dunia, kita sudah datang ke rumah duka. Dan keluarga rencananya mau membuat laporan,” tambahnya.
AKP Syaiful Amri juga mengimbau kepada pihak yang bersangkutan untuk meletakkan rambu-rambu jalan disekitar TKP kejadian.
“Jika memang butuh perbaikan dan memakan waktu, diletakkan rambu-rambu lalulintas agar tidak ada korban lagi,” pungkasnya. ( Yo23).






