KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – “Saya akan mengawal dugaan kasus penipuan dan pembohongan publik Walikota Batam, HM. Rudi,SE.MM sampai tuntas, untuk itu saya berharap kepada aparat penegak hukum menegakkan hukum seadil-adilnya, tanpa memandang siapa terlapor, karna ini telah mencoreng dunia pendidikan”. Ungkap Paulus Lein.
Aktivis Dunia Pendidikan Kota Batam Paulus Lein kepada keprionline, Minggu (18/04/2021) meminta Kemendiknas harus membuktikan keabsahan ijazah kelulusan HM.Rudi, SE.MM dari dua kampus yaitu STIE Adiniaga dan STIE Tribuana.
Menurut Paulus Lein dari hasil invistigasinya ada kejanggalan kelulusan dari dua kampus tersebut, karna di Kampus STIE Adiniaga dan STIE Tribuana, DR.H.Suroyo.SE.MM Menandatangani Ijazah HM.Rudi,SE.MM di dua Kampus yang berbeda. Ujarnya

Diterangkan Paul di STIE Adiniaga HM.Rudi,SE.MM lulus di tahun 2005 jurusan Management ditandatangani DR.H.Suroyo.SE.MM sebagai ketua. Sedangkan di STIE Tribuana, HM.Rudi,SE.MM lulus di tahun 2015 jurusan Management ditandatangani DR.H.Suroyo.SE.MM, sebagai pembantu ketua I. Ucapnya
Oleh sebab itu ini masukan buat Mabes Polri untuk menyelidiki lebih lanjut prihal kejanggalan di dua kampus tersebut yang mengeluarkan ijazah atas nama HM.Rudi.SE.MM.
Menurut Paul laporan pengaduannya hingga kini masih dalam proses di Bareskrim Polri. Paul berharap aparat penegak hukum menegakkan hukum seadil-adilnya.
Seperti diketahui dalam laporan yang diterima petugas Bareskrim Polri, Paulus Lein melaporkan Walikota Batam HM Rudi SE.MM telah terindikasi melakukan pembohongan publik melalui Ijazah palsu yang dimilikinya (dugaan terjadi pemalsuan ijazah) yang berdampak pada kebijakan-kebijakan publik atau penyelenggara pelayanan publik yang diambil dan ditandatanganinya. (*/Oki)







