
KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Baru-baru ini Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengakui pihaknya akan meningkatkan pengawasan di lintas batas antar negara Kepri, sebagai salah satu pintu masuk lintas negara untuk mengantisipasi masuknya varian baru virus covid19, seperti varian MU dan Lambda.
Munculnya varian Mu virus SARS-CoV-2 menimbulkan masalah baru, dan pemerintah daerah harus memperketat pengawasan di pintu masuk Karimun seperti yang disampaikan oleh Kementerian Perhubungan saat melakukan kunjungan wilayah Provinsi Kepri beberapa waktu yang lalu.
Selain memeperketat pengawasan di pintu masuk, sosialisasi prokes 5M juga harus tetap dilakukan secara terus menerus.Selama ini Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Karimun sudah bekerja dengan maksimal dan mampu menekan pasien terkonfirmasi positif Virus Covid 19, kami dari Gerakan Angkatan Muda ( GAMIKI ) Karimun memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Satgas Covid – 19 dan semua dan semua pihak.
Dimana semua instasi pemerintah seperti Kepolisian, TNI Angkatan Darat ( AD ) dan Angkatan Laut ( AL ), Pemda Karimun tidak pernah berhenti mensosialisasikan prokes 5M selama 24 jam, dan kita berharap ini terus menerus dilakukan.
Disalah satu media saya baca tanggapan Pakar penyakit menular dan genomik di Universitas San Francisco de Quito di Ekuador, Prof. Paúl Cárdenas mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap perkembangan varian Mu.Varian Mu memiliki tingkat resiko penyebaran yang tergolong rendah. Hingga kini WHO juga mencatat tingkat penyebaran belum mengalami peningkatan yang melonjak.
Walaupun seperti itu, pengawasan tetap ditingkatkan di pintu masuk Karimun sehingga Varian MU ini tidak masuk ke Karimun.Selain itu, masyarakat Karimun tetap meningkatkan kesadaran dalam melaksanakan prokes 5M karena ini salah satu senjata paling ampuh untuk mencegah masuknya virus Covid kedalam tubuh kita.
Menerapkan prokes 5M seperti mencuci tangan dengan sabun , menggunakan masker saat beraktifitas, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan dan mengurangi mobilisasi tidak sulit untuk dilakukan , dan mari kita bersama-sama untuk saling mengingatkan untuk tetap menerapkan 5M supaya kita tidak terserang dari virus Covid 19 jenis apapun, kata Ketua DPC GAMKI Karimun, Januar Robert Silalahi S.Ikom. ( KEPRIONLINE.CO.ID KARIMUN / JANTUA DOLOK SARIBU ) .






