Keprionline.co.id, Karimun – Ketua Perkumpulan Gerakan Peduli Nelayan Karimun Kepri (GPNKK), Raja Khairuddin mengakui Nelayan selama ini terganggu dengan adanya aktifitas bongkar muat batu granit area tangkap ikan nelayan Karimun.
Terkadang tugboat kapal pengangkut granik menjatuhkan jangkar di area mereka dan ini tentu jading penghalang bagi nelayan saat menjaring ikan di laut, adanya rantai jangkar menghalangi jaring ikan kami, ujar Kairuddin.
Kami meminta Pemerintah Daerah menertibkan kapal-kapal tugboat yang menjatuhkan jangkar sembarangan untuk ditertibkan, karena ini sangat membuat nelayan Meral Barat dan Tebing tidak nyaman, adanya aktifitas tugboat membuat hasil tangkap nelayan menurun, ujar Raja Khairuddin kepada media, Jumat (21/11/2025).
Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Karimun, Muhammad Firdaus mengatakan, hasil rapat kita dengan GPNKK akan kita tindak lanjutin dan semua pihak nantinya akan kita suratin khususnya Dinas Perikanan dan Keluatan Karimun supaya ditindak lanjutin keluhan nelayan Karimun, ujar Firdaus. ( Jantua ).






